Blog

  • Phintraco: BBRI Pimpin Yield Dividen Bank Besar, BBCA Tertinggal

    Phintraco: BBRI Pimpin Yield Dividen Bank Besar, BBCA Tertinggal

    Riset terbaru dari Phintraco Sekuritas menunjukkan perbedaan profil laba dan imbal hasil dividen di antara bank-bank besar Indonesia. Meski BBCA masih memimpin dari sisi laba bersih, beberapa pesaing diproyeksikan menawarkan yield dividen yang lebih tinggi.

    Hingga Mei 2026, Phintraco melaporkan BBCA mencatat laba bersih terbesar sebesar Rp25 triliun. Namun, pertumbuhan laba tertinggi justru dicapai Bank Mandiri (BMRI) sebesar 18,6%, disusul BRI (BBRI) 9,5% dan BNI (BBNI) 7,1%. BBCA hanya mencatat kenaikan laba 2,1% dalam periode yang sama.

    Perkembangan Kredit dan Tantangan Industri

    Phintraco mencatat kredit masih tumbuh kuat hingga Mei 2026. “Sementara itu, sampai Mei 2026, kredit masih kuat, di mana pertumbuhan tertinggi dicetak BBNI 24,5%, BMRI 20,6%, BBRI 12,2%, dan BBCA 4,9%. Secara industri, pertumbuhan kredit mencapai 11,5%,” tulis Phintraco.

    Ke depan, broker tersebut memperingatkan sejumlah tekanan yang berpotensi menekan margin perbankan, antara lain pengetatan likuiditas, kenaikan biaya dana, dan persaingan ketat dalam merebut dana pihak ketiga (DPK).

    Valuasi, Harga Wajar, dan Imbal Hasil Dividen

    Dalam analisis valuasi, Phintraco menyebutkan rasio PBV (price-to-book value) bank-bank besar masih berada di bawah rata-rata lima tahunan. Saat ini PBV BBCA tercatat 2,5 kali, BBRI 1,3 kali, BMRI 1,1 kali, dan BBNI 0,7 kali.

    Meski begitu, beberapa emiten menawarkan yield dividen yang relatif menarik. Berdasarkan riset tersebut, BBRI memiliki yield dividen tertinggi sebesar 12,2%, diikuti BBNI 10,5%, BMRI 9,1%, dan BBCA 5,3%.

    Phintraco juga mengestimasikan harga wajar saham keempat bank besar itu: BBCA Rp10.075 (potensi kenaikan 70%), BMRI Rp5.700 (35,7%), BBNI Rp5.200 (46%), dan BBRI Rp4.280 (50%).

    Phintraco memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 berada pada kisaran 8-10%, didukung oleh kondisi ekonomi dan kebijakan fiskal yang ekspansif, serta program prioritas pemerintah dan dorongan investasi Danantara sebagai katalis.

  • WhatsApp Buka Reservasi Username Untuk 3 Miliar Pengguna

    WhatsApp Buka Reservasi Username Untuk 3 Miliar Pengguna

    WhatsApp membuka opsi bagi sekitar tiga miliar penggunanya untuk memesan nama pengguna (username) unik. Fitur ini dimaksudkan agar pengguna dapat saling terhubung tanpa harus saling membagikan nomor telepon pribadi.

    Perusahaan menyatakan proses reservasi username telah dimulai sejak awal pekan ini dan fitur tersebut direncanakan berfungsi penuh serta diterapkan secara luas pada akhir tahun ini.

    Cara Kerja Username

    Alice Newton-Rex, Head of Product WhatsApp, menjelaskan username memberi kontrol lebih besar atas nomor telepon pengguna. Menurutnya, mekanisme ini berguna saat berinteraksi dengan kontak baru atau saat bergabung ke grup obrolan.

    Newton-Rex mengatakan, “Saat Anda bertemu orang baru—apakah itu teman sekelas, tetangga, atau seseorang di sebuah acara—membagikan nomor telepon terkadang terasa seperti langkah yang terlalu jauh.”

    Berbeda dengan sistem profil publik, fitur username WhatsApp dirancang untuk menjaga privasi. Pengguna tidak bisa mencari daftar username secara acak di dalam aplikasi; untuk memulai kontak, seseorang harus mengetahui username yang dituju secara tepat.

    Perlindungan Dari Penipuan dan Impersonation

    Untuk mengurangi risiko penipuan dan peniruan identitas (impersonation), WhatsApp mengatakan telah memesan dan mengamankan username yang sama dengan pemilik akun Facebook dan Instagram selama masa reservasi.

    Perusahaan juga menyebut akan memproteksi secara permanen sejumlah username penting milik tokoh publik, selebritas, dan lembaga pemerintah agar tidak disalahgunakan pihak lain.

    Newton-Rex menegaskan tujuan fitur ini: “Kami menganggap fitur ini sukses jika Anda merasa lebih aman di WhatsApp, merasa nomor telepon Anda tetap privat, dan Anda bisa merasa percaya diri untuk terhubung dengan orang baru jika Anda mau.”

    Latar Belakang Privasi WhatsApp

    Sejak diakuisisi oleh Meta pada 2014, WhatsApp terus berkembang dari aplikasi pesan sederhana menjadi platform komunikasi global yang menekankan keamanan data. Salah satu langkah besar sebelumnya adalah penerapan enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) secara menyeluruh pada 2016.

    Meskipun demikian, penggunaan nomor telepon sebagai identitas utama akun selama ini kerap dianggap sebagai celah privasi. Nomor yang tersebar dapat memicu panggilan spam, pemasaran tanpa izin, hingga ancaman penguntitan (stalking).

    Dengan memperkenalkan username, WhatsApp berharap memberi alternatif identitas yang lebih privat bagi penggunanya tanpa mengubah cara dasar aplikasi bekerja.

  • Menteri Lingkungan Hidup Umumkan Peluncuran SRUK 9 Juli untuk Perkuat Perdagangan Karbon

    Menteri Lingkungan Hidup Umumkan Peluncuran SRUK 9 Juli untuk Perkuat Perdagangan Karbon

    Kementerian Lingkungan Hidup berencana meluncurkan Sistem Registrasi Unit Karbon (SRUK) pada 9 Juli 2026 sebagai langkah memperkuat tata kelola dan ekosistem perdagangan karbon di dalam negeri.

    Sistem registrasi itu nantinya akan terkoneksi dengan Bursa Karbon Indonesia di Bursa Efek Indonesia sehingga proses pencatatan dan perdagangan unit karbon diharapkan menjadi lebih terintegrasi.

    Jumhur Hidayat, Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), menyampaikan hal tersebut saat berbicara pada acara bertajuk “Green is the New Growth: Orkestrasi Pengelolaan Lingkungan dan Pembiayaan Hijau untuk Pembangunan” di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Selasa (30/6/2026).

    “Kita tanggal 9 Juli akan meluncurkan namanya SRUK, Sistem Registrasi Unit Karbon. Nah itu nanti kemudian akan jadi koneksi dengan bursa karbon,”

    Menurut Jumhur, SRUK akan berfungsi sebagai basis pencatatan seluruh unit karbon sebelum masuk ke mekanisme perdagangan di bursa. Pemerintah ingin perdagangan karbon tidak sekadar aktivitas jual-beli kredit, melainkan juga memberi manfaat nyata bagi mitigasi perubahan iklim, adaptasi, dan kesejahteraan masyarakat setempat.

    Skema Benefit Sharing Untuk Masyarakat

    Pemerintah sedang menyusun skema benefit sharing agar masyarakat yang memelihara kawasan dengan potensi karbon tinggi menerima manfaat langsung dari perdagangan karbon.

    “Misalnya ada bidang hutan yang punya nilai karbon yang baik kemudian diperdagangkan, pertanyaannya sekarang siapa penerima manfaat. Kami mendorong penerima manfaat itu harus mereka yang layak, karena merekalah yang menjaga dan melindungi kawasan tersebut,”

    Jumhur menegaskan keterlibatan serta penghargaan terhadap masyarakat lokal dapat meningkatkan daya saing karbon Indonesia di pasar internasional. Ia menambahkan bahwa penghargaan yang lebih besar bagi masyarakat lokal berimplikasi pada harga karbon yang lebih baik.

    “Semakin kita menghargai masyarakat lokal, semakin kita menghargai orang yang tinggal di situ, maka mereka menghargai harga lebih tinggi. Semakin kita cuek, semakin direndahkan harga karbon kita,”

    Perbaikan Mekanisme Perdagangan Karbon

    Selain menyiapkan SRUK, pemerintah terus menyempurnakan mekanisme perdagangan karbon, termasuk pasar primer dan transaksi business to business (B2B). Meski perdagangan karbon di Indonesia sudah berlangsung, kapitalisasi pasarnya masih relatif kecil sehingga pengembangan terus didorong.

    Peluncuran SRUK diharapkan memberi dampak pada terciptanya sistem perdagangan karbon yang lebih transparan, akuntabel, dan terintegrasi dengan Bursa Karbon Indonesia, sekaligus memperkuat pasar karbon nasional dan mendukung target pengendalian perubahan iklim.

  • Rupiah Tergelincir ke Rp17.900, Penyebab dan Proyeksi Analis

    Rupiah Tergelincir ke Rp17.900, Penyebab dan Proyeksi Analis

    Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan Selasa (30/6/2026). Mata uang Garuda turun 57 poin atau 0,32% ke level Rp17.908 per dolar AS, dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat.

    Penguatan dolar terjadi seiring meningkatnya ekspektasi pasar bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, mendorong aliran modal menuju aset berbasis dolar dan menekan mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah.

    Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, mengatakan tekanan pada rupiah pada perdagangan pagi ini lebih banyak disebabkan faktor eksternal dibandingkan perubahan fundamental domestik.

    “Penguatan dolar AS terjadi seiring meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Kondisi ini membuat investor kembali memburu aset berbasis dolar,” ujar Fakhrul.

    Fakhrul menilai kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih relatif solid. Ia menyatakan sejumlah indikator makroekonomi tetap terjaga sehingga pelemahan rupiah lebih mencerminkan penyesuaian ekspektasi pasar ketimbang memburuknya kondisi ekonomi nasional.

    “Belum terdapat perubahan fundamental yang signifikan. Justru beberapa indikator makro Indonesia masih relatif terjaga. Karena itu, pelemahan yang terjadi lebih merupakan penyesuaian ekspektasi pasar,” katanya.

    Tekanan Diyakini Sementara

    Meski demikian, tekanan terhadap rupiah diperkirakan bersifat sementara. Fakhrul mengatakan setelah arah kebijakan moneter The Fed semakin jelas dan keyakinan pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia kembali menguat, rupiah berpeluang menguat kembali.

    Menurut dia, ekspektasi tetap menjadi pendorong utama pergerakan nilai tukar. Saat ketidakpastian global mereda, tekanan terhadap rupiah diharapkan berangsur berkurang.

    “Secara keseluruhan, peluang penguatan rupiah masih terbuka setelah fase penyesuaian ekspektasi ini berlalu,” ujarnya.

    Outlook Jangka Pendek

    Fakhrul memperkirakan volatilitas nilai tukar akan tetap tinggi dalam jangka pendek. Pergerakan rupiah dipengaruhi rilis data ekonomi AS, pernyataan pejabat The Fed, serta respons kebijakan ekonomi dari dalam negeri.

    Untuk perdagangan hari itu, ia memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp17.850 hingga Rp17.950 per dolar AS, dengan peluang penutupan pada rentang Rp17.880–Rp17.920 per dolar AS, bergantung pada perkembangan sentimen global sepanjang sesi perdagangan.

  • Asing Borong TPIA Meski Net Sell Di Bursa Capai Rp699,8 Miliar

    Asing Borong TPIA Meski Net Sell Di Bursa Capai Rp699,8 Miliar

    Perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Selasa (30/6/2026), mencatat arus modal asing yang cenderung keluar dengan nilai jual bersih mencapai Rp 699,8 miliar.

    Meski demikian, investor asing melakukan aksi beli pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), menandai pembelian selektif di tengah tekanan pasar.

    Berdasarkan data BEI yang dikompilasi Stockbit Sekuritas, asing membukukan net buy saham TPIA senilai Rp 61,2 miliar jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volume pembelian tercatat sebesar 36,5 juta saham.

    Aksi beli tersebut berlangsung saat harga saham TPIA justru melemah. Sampai akhir sesi I, saham TPIA turun 2,34% ke level Rp 1.670 per saham.

    Pergerakan harga tersebut membuat kinerja TPIA dalam jangka lebih panjang masih negatif: dalam sebulan terakhir saham ini turun 6,4%, sementara sejak awal tahun (year to date) tercatat turun 76%.

    Aktivitas Perdagangan

    Data Bursa mencatat total 221,5 juta saham TPIA telah diperdagangkan pada sesi I dengan frekuensi mencapai 31,6 ribu kali. Nilai transaksi untuk saham ini mencapai Rp 370,8 miliar.

    Perdagangan hari ini berbalik arah dibandingkan sesi sebelumnya. Pada perdagangan Senin (29/6/2026), asing tercatat melakukan net sell pada saham TPIA sebesar sekitar Rp 16 miliar.

    Net sell asing di indeks lebih besar, namun mereka tetap melakukan pembelian selektif pada saham TPIA.

  • Airlangga Tegaskan Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia

    Airlangga Tegaskan Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia

    Pemerintah menegaskan penguatan kerja sama bilateral dengan Rusia sebagai salah satu prioritas dalam upaya memperluas kemitraan strategis yang saling menguntungkan. Hubungan diplomatik yang telah terjalin selama 76 tahun diarahkan untuk memperdalam kerja sama di berbagai sektor ekonomi hingga pariwisata.

    Pernyataan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat memberikan sambutan pada resepsi perayaan Hari Nasional Rusia yang digelar di Jakarta, Senin (29/6/2026) malam.

    “Penguatan kerja sama bilateral menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperluas kemitraan strategis yang saling menguntungkan dengan berbagai negara, termasuk dengan Rusia yang telah menjadi salah satu mitra strategis Indonesia selama 76 tahun hubungan diplomatik,” ujar Airlangga.

    Airlangga mengatakan fondasi hubungan kedua negara yang dibangun oleh para pendahulu berhasil dipertahankan lintas generasi. Saat ini, kemitraan Indonesia dan Rusia berjalan komprehensif, mencakup dialog politik, ekonomi, perdagangan, investasi, energi, pertahanan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kebudayaan.

    Indikator ekonomi menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Rusia mencapai US$ 5 miliar, atau sekitar Rp 89,4 triliun.

    Sektor pariwisata juga tumbuh, ditandai dengan meningkatnya kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia. Tren ini didorong salah satunya oleh realisasi pembukaan rute penerbangan langsung Moskow–Denpasar (Bali).

    Komitmen Kelembagaan Pasca-Kunjungan Kazan

    Sebagai langkah konkret, pemerintah Indonesia melakukan kunjungan kerja strategis ke Kazan, Rusia, pada Mei lalu. Airlangga menegaskan bahwa kerja sama kelembagaan yang kuat, didukung keterlibatan aktif antara pemerintah dan dunia usaha, akan menjadi landasan kemitraan ekonomi kedua negara.

    “Kedua negara meyakini bahwa kerja sama kelembagaan yang kuat, didukung keterlibatan aktif antara pemerintah dan dunia usaha, akan terus menjadi landasan bagi kemitraan ekonomi Indonesia dan Rusia,” kata Airlangga.

    Resepsi Hari Nasional Rusia di Jakarta berlangsung hangat dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi, antara lain Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dan Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin. Beberapa duta besar negara sahabat juga hadir untuk memberikan penghormatan.

    Menurut Airlangga, arah kebijakan luar negeri yang mempererat hubungan dengan Rusia mencerminkan konsistensi prinsip politik “Bebas Aktif”. Di tengah dinamika geopolitik global dan tekanan sanksi ekonomi terhadap Moskow, Indonesia memilih kebijakan pragmatis yang berorientasi pada kepentingan nasional dan pemulihan ekonomi domestik.

    Airlangga menyebutkan bahwa Rusia bukan hanya mitra historis sejak era Presiden Sukarno, tetapi juga merupakan kekuatan ekonomi besar yang penting dalam suplai energi, pupuk, gandum, serta teknologi pertahanan.

    Dengan mempertahankan nilai perdagangan sekitar Rp 89,4 triliun dan membuka koridor pariwisata langsung Moskow–Bali, pemerintah melihat langkah ini sebagai bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi makro.

    Melalui penguatan kelembagaan, pemerintah menyampaikan pesan bahwa Indonesia siap bermitra dengan kekuatan ekonomi mana pun demi kesejahteraan bersama, sekaligus memposisikan diri sebagai jembatan diplomasi yang netral dan inklusif.

  • Tantangan Tata Kelola Identity Untuk Agen AI di Perusahaan

    Tantangan Tata Kelola Identity Untuk Agen AI di Perusahaan

    Agen AI kini makin banyak digunakan di lingkungan perusahaan — bersifat otonom, non-deterministik, dan kian kompleks. Berbeda dengan perangkat lunak tradisional, agen ini menentukan langkah melalui proses penalaran yang membuat perilakunya sulit diprediksi sepenuhnya pada saat implementasi.

    Di kawasan Asia Pasifik, investasi pada AI dan GenAI diperkirakan akan meningkat pesat pada beberapa tahun mendatang, dengan sistem agentic berperan signifikan. Namun perkembangan tata kelola untuk mengendalikan risiko belum secepat laju adopsi teknologi tersebut.

    Identitas Mesin Dan Kekurangan Tata Kelola

    Agen AI beroperasi melalui identitas mesin — seperti service accounts, API tokens, dan kredensial — yang memberi akses ke sistem dan data. Gartner menggarisbawahi bahwa manajemen identitas mesin masih menjadi area yang belum matang dalam kebanyakan program IAM, walaupun skalanya tumbuh cepat dan membawa eksposur risiko tinggi.

    Data menunjukkan jumlah identitas mesin sekarang melampaui jumlah pengguna manusia, namun sebagian besar organisasi masih mengkategorikan hanya identitas manusia sebagai privileged users. Bentuk kegagalan yang sering terjadi adalah over-permissioning, ketika agen AI diberikan hak akses lebih luas dari kebutuhan operasionalnya.

    Dalam studi global terhadap implementasi di perusahaan, 77% organisasi mengandalkan platform IAM yang ada untuk memantau identitas mesin, tetapi hanya 2% yang sudah menerapkan solusi keamanan khusus untuk identitas non-human. Kesenjangan antara eksposur dan cakupan pengelolaan masih signifikan.

    Konsekuensi Dan Perubahan Profil Risiko

    Konsekuensi nyata dari kondisi ini mulai terlihat: 80% organisasi melaporkan agen AI mereka pernah melakukan tindakan tidak diinginkan, termasuk mengakses atau membagikan data sensitif. Kesenjangan struktural dalam pengelolaan identitas AI menjadi salah satu pemicu kejadian semacam ini.

    Profil risiko berubah seiring sistem agentic makin otonom, penggunaan arsitektur multi-agent meluas, dan interaksi agen dengan sistem di luar kendali organisasi meningkat. Kesenjangan antara persepsi kapabilitas tata kelola dan kapabilitas nyata kerap menjadi titik di mana insiden berkembang menjadi pelanggaran keamanan.

    Rekomendasi Tata Kelola

    Organisasi yang mampu mengelola risiko ini adalah yang memasukkan tata kelola sebagai fondasi sejak awal pembangunan sistem, bukan yang menambahkannya setelah implementasi. Praktik yang disarankan meliputi memperlakukan setiap agen AI sebagai identitas terpisah dengan penanggung jawab jelas, hak akses terbatas sesuai kewenangan, dan siklus hidup yang terdokumentasi.

    Pengelolaan ini juga mesti mencakup peninjauan akses agen AI seteliti penanganan akun manusia dengan hak istimewa, serta memastikan visibilitas berkelanjutan alih-alih audit satu kali.

    Di Indonesia, perkembangan regulasi menambah urgensi penguatan tata kelola. Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi mewajibkan lokalisasi data dan memperketat perlindungan terhadap transfer data lintas negara, sehingga organisasi perlu mempertimbangkan aspek kepatuhan dalam desain tata kelola identitas mesin.

    Prinsip Identity-First Governance

    Beberapa pelaku industri mendorong konsep identity-first governance untuk agen AI: tidak ada agen yang beroperasi tanpa pemilik yang diketahui, izin akses yang terdefinisi, serta kemampuan untuk diaudit atau dicabut. Pendekatan ini diformulasikan untuk menemukan, mengelola, dan memantau identitas agen AI secara berkelanjutan di berbagai lingkungan implementasi.

    Seiring organisasi dan pihak pengadaan semakin menilai kematangan tata kelola sebagai kriteria, perusahaan yang dapat menunjukkan akuntabilitas atas sistem AI-nya akan memperoleh keunggulan struktural.

    Manfaat produktivitas agen AI nyata, demikian pula risikonya. Faktor penentu dominasi salah satu sisi bukanlah kecanggihan agen, melainkan kualitas tata kelola yang membingkai penggunaannya.

    GVP ASEAN, SailPoint.

  • Jawa Timur Park Group Sajikan Ragam Atraksi Edukasi dan Hiburan Selama Liburan Sekolah

    Jawa Timur Park Group Sajikan Ragam Atraksi Edukasi dan Hiburan Selama Liburan Sekolah

    Jawa Timur Park Group menyiapkan rangkaian destinasi dan acara khusus untuk mengisi liburan sekolah, menyasar keluarga yang mencari perpaduan rekreasi dan edukasi. Program tersebar dari kawasan Kota Batu hingga Surabaya dengan beragam tema dan aktivitas.

    Pengunjung dapat menemukan atraksi bertema prasejarah, wahana teknologi modern, suasana olahraga internasional, festival kuliner, hingga kegiatan edukasi satwa dan festival flora. Setiap lokasi menawarkan pengalaman berbeda yang ditujukan bagi semua usia.

    Dino Park: Belajar Tentang Dinosaurus

    Dino Park di Jatim Park 3 menjadi salah satu destinasi unggulan untuk kegiatan edukasi anak selama liburan. Area Dino Fossil menampilkan replika fosil berukuran sebenarnya, termasuk Brachiosaurus setinggi sekitar 12 meter, beserta informasi tentang proses penemuan fosil dan paleontologi.

    Wahana interaktif di kawasan ini dirancang untuk mengenalkan sejarah prasejarah dan kehidupan dinosaurus secara menarik bagi keluarga.

    Fun Tech Plaza: Wahana Berbasis Teknologi

    Fun Tech Plaza menawarkan pengalaman bermain modern dengan sejumlah permainan berbasis teknologi. Pengunjung dapat mencoba Jumping Grids, permainan lantai LED yang menguji kecepatan dan koordinasi, serta Crazy Guitar Hammer yang menantang pemain meraih skor tertinggi.

    Konsep hiburan indoor ini menggabungkan aktivitas fisik dan elemen kompetitif, cocok untuk dinikmati bersama keluarga atau teman selama liburan.

    The Legend Stars Park: Dari Suasana Piala Dunia Hingga Dunia Fantasi

    The Legend Stars Park menghadirkan Zona Olahraga yang menampilkan atmosfer stadion sepak bola internasional, koleksi memorabilia, dan figur atlet dunia untuk merasakan euforia Piala Dunia 2026. Area ini dirancang untuk menumbuhkan semangat kompetisi bagi pengunjung.

    Di sisi lain, Soekarno Corner menawarkan pengalaman wisata edukatif yang mengangkat perjalanan Presiden pertama RI melalui replika suasana kediaman Bung Karno di Istana Gebang, lengkap dengan informasi sejarah yang disajikan secara menarik.

    SunThai Street Food: Festival Kuliner Bertema Thailand

    SunThai Street Food akan digelar di area Parkir Jawa Timur Park 3 pada 26 Juni–5 Juli 2026, menampilkan lebih dari 60 tenant kuliner dengan hidangan khas Thailand seperti Tom Yum, Pad Thai, Som Tam, Mango Sticky Rice, serta minuman seperti Thai Tea dan Es Longan.

    Festival ini berlangsung di kawasan Dino Mall dan dirancang menghadirkan suasana street food Thailand melalui dekorasi tematik dan ragam cita rasa internasional.

    Event Pendukung di Destinasi Lain

    Selain Jatim Park 3, grup ini juga menghadirkan sejumlah program di lokasi lain selama periode liburan sekolah.

    Funimal Fest, hasil kolaborasi Eco Active Park dan Pakuwon Trade Center Surabaya pada 26 Juni–5 Juli 2026, memfokuskan pada edukasi satwa dengan menghadirkan capybara, alpaca, llama, burung eksotis, reptil, dan meerkat. Kegiatan pendukung seperti Animal Adventure, Kids Wall Climbing, dan Pets Bazaar turut melengkapi acara.

    Batu Love Garden kembali menyelenggarakan Specta Flora Festival 2026 pada awal Juli, dengan kompetisi, workshop, pameran tanaman, dan parade bunga yang melibatkan pelaku florikultura, komunitas kreatif, UMKM, dan pemerintah setempat.

    Batu Night Spectacular juga menggelar Partilibur Caravan 2026, sebuah festival musik berskala nasional yang memadukan pertunjukan puluhan musisi nasional dengan wahana rekreasi di kawasan wisata.

    Kesimpulan dan Informasi Tambahan

    Selama liburan sekolah, Jawa Timur Park Group menghadirkan rangkaian pengalaman yang saling melengkapi antara rekreasi, edukasi, konservasi, dan hiburan. Program-program ini ditujukan untuk memperkaya pilihan aktivitas wisata keluarga di Kota Batu dan sekitarnya.

    Informasi mengenai tiket, promo, dan agenda terbaru dapat diakses melalui situs resmi jtp.id serta akun Instagram dan TikTok @jawatimurpark.

  • Asing Borong Jual BBCA, Saham Merosot Setelah Net Sell Rp699,8 Miliar

    Asing Borong Jual BBCA, Saham Merosot Setelah Net Sell Rp699,8 Miliar

    Investor asing melakukan aksi jual signifikan pada perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia, Selasa (30/6/2026), dengan net sell mencapai Rp 699,8 miliar.

    Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi fokus pelepasan, tercatat sebagai saham yang paling banyak dijual asing pada sesi tersebut.

    Berdasarkan data BEI yang dikompilasi oleh Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan net sell pada saham BBCA senilai Rp 413,2 miliar jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volume transaksi mencapai 72,2 juta saham.

    Koreksi harga menyertai aksi jual di pasar reguler; saham BBCA melemah 3,38% ke level Rp 5.725 pada penutupan sesi I.

    Secara pergerakan jangka pendek, BBCA masih mencatat penguatan 0,44% dalam sebulan terakhir. Namun, secara year to date (ytd) saham bank itu turun 29,1%.

    Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan sebanyak 217,5 juta saham BBCA telah diperdagangkan pada sesi I, dengan frekuensi transaksi 43,7 ribu kali dan nilai transaksi mencapai Rp 1,24 triliun.

    Aksi jual pada Selasa melanjutkan pola perdagangan hari sebelumnya. Pada Senin (29/6/2026), net sell asing pada BBCA tercatat sebesar Rp 423,6 miliar.

    Dalam catatan CGS International Sekuritas Indonesia untuk perdagangan Selasa, target terdekat saham BBCA ditetapkan di kisaran Rp 6.108–Rp 6.292.

    Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia menilai saham BBCA memiliki area support di rentang Rp 5.742–Rp 5.833.

  • Panas Ekstrem Mengancam Suporter dan Pemain Piala Dunia, FIFA Terapkan Jeda Minum

    Panas Ekstrem Mengancam Suporter dan Pemain Piala Dunia, FIFA Terapkan Jeda Minum

    Gelombang panas ekstrem diperkirakan menyelimuti sejumlah kota tuan rumah Piala Dunia pekan ini setelah terbentuknya heat dome yang kuat di wilayah tengah dan timur Amerika Serikat serta sebagian Kanada. Kondisi ini berpotensi mendorong indeks panas mencapai 105–115°F atau sekitar 40–46°C di beberapa wilayah Midwest dan Pantai Timur AS.

    Fenomena heat dome adalah area bertekanan tinggi yang memerangkap panas dan kelembapan sehingga menyebabkan suhu tinggi bertahan sepanjang hari dan malam. Layanan Cuaca Nasional AS memperkirakan cuaca panas ini berlangsung hingga akhir pekan libur Fourth of July.

    Dampak Pada Kota Tuan Rumah

    Beberapa kota penyelenggara diprediksi merasakan dampak, termasuk Toronto, Kansas City, East Rutherford di New Jersey, Philadelphia, serta New York yang akan menjadi lokasi laga babak 16 besar pada 5 Juli. New York diperkirakan mengalami suhu tertinggi sejak 2013.

    Meteorolog senior dari AccuWeather, Alan Reppert, mengatakan suhu tinggi akan tetap terasa bahkan setelah matahari terbenam karena pola cuaca yang membuat panas bertahan sepanjang siang hingga malam hari. “Bahkan setelah matahari terbenam, cuaca masih akan tetap sangat panas,” ujarnya pada Selasa (30/06/2026).

    Risiko Bagi Pemain dan Suporter

    Kondisi panas ekstrem menimbulkan kekhawatiran soal keselamatan pemain dan penonton. Isu serupa muncul tahun lalu saat Piala Dunia Antarklub digelar di AS, ketika serikat pemain FIFPRO memperingatkan penyelenggara tentang risiko akibat suhu tinggi.

    Untuk mengurangi risiko bagi atlet, FIFA menerapkan jeda minum wajib selama tiga menit pada setiap babak di semua pertandingan. Pendukung kebijakan menilai langkah itu membantu menjaga kondisi pemain, meski ada pihak yang mengkhawatirkan gangguan alur permainan. FIFA belum menyampaikan langkah tambahan terkait perlindungan pemain dan suporter selama periode panas ekstrem ini.

    Upaya Lokal dan Kesiapan Stadion

    Di Kanada, kota Toronto yang menjadi tuan rumah pertandingan babak 32 besar telah memberlakukan “Heat Relief Strategy” setelah Environment and Climate Change Canada mengeluarkan peringatan panas yang berlaku mulai Selasa hingga Jumat.

    Beberapa stadion dinilai lebih siap menghadapi gelombang panas karena memiliki atap buka-tutup dan sistem pendingin udara. Stadion di Atlanta, Dallas, dan Houston disebut memiliki fasilitas tersebut, sehingga dapat memberi perlindungan bagi pemain dan penonton dari suhu tinggi.

    Meski demikian, kondisi eksternal tetap menantang. Di Dallas, akses berjalan kaki menuju stadion dapat terasa berat karena permukaan beton dan aspal yang menyerap panas, memperburuk sensasi panas di luar venue.

    Saran Kesehatan untuk Penonton

    Dokter unit gawat darurat di Hackensack University Medical Center, Alina Mitina, mengingatkan suporter untuk mencari tempat teduh sebanyak mungkin dan mewaspadai tanda-tanda gangguan kesehatan akibat panas, termasuk pusing. “Area teduh benar-benar dapat menyelamatkan nyawa dalam situasi seperti ini,” ujarnya.

    Mitina menambahkan bahwa keberadaan banyak tempat teduh dan akses untuk membeli air minum dapat membantu melindungi suporter dari risiko cuaca panas ekstrem.