Blog

  • Jepang Naikkan Tarif Visa Hingga 400% Mulai 1 Juli, Pemerintah Pastikan Penyesuaian

    Jepang Naikkan Tarif Visa Hingga 400% Mulai 1 Juli, Pemerintah Pastikan Penyesuaian

    Pemerintah Jepang resmi menaikkan tarif penerbitan visa hingga lima kali lipat atau sekitar 400% efektif 1 Juli 2026. Kebijakan ini merupakan penyesuaian tarif pertama sejak 1978 dan dinyatakan sebagai respons terhadap kenaikan biaya operasional serta fluktuasi nilai tukar yen.

    Penyesuaian mencakup kenaikan besar pada beberapa kategori visa: visa sekali masuk (single-entry) dinaikkan dari 3.000 yen menjadi 15.000 yen, sementara visa beberapa kali masuk (multiple-entry) naik dari 6.000 yen menjadi 30.000 yen.

    Alasan Pemerintah

    Otoritas Jepang menyatakan kenaikan tarif dimaksudkan untuk menutup sebagian biaya administrasi dan operasional yang meningkat, seiring lonjakan jumlah pengunjung. Pemerintah juga menunjukkan tekanan akibat depresiasi yen dalam beberapa tahun terakhir.

    “Mengingat depresiasi yen yang berkepanjangan dalam beberapa tahun terakhir, mempertahankan struktur tarif yang dibuat di bawah kondisi ekonomi masa lalu sudah tidak lagi berkelanjutan secara finansial,” kata Zilmiyah Kamble, dosen senior manajemen perhotelan dan pariwisata di James Cook University.

    Dampak pada Pariwisata dan Keuangan

    Kebijakan baru ini turut disertai kenaikan pajak keberangkatan dari 1.000 yen menjadi 3.000 yen untuk semua pelancong. Menurut Yuki Masujima, kepala ekonom di Deloitte Tohmatsu Group, perubahan ini merefleksikan dominasi wisatawan asing dalam angka keberangkatan Jepang.

    Masujima menambahkan bahwa peningkatan tarif dan pajak sebagian dimaksudkan untuk menutup biaya terkait kebijakan pengembalian pajak penjualan (tax refund) bagi turis. Ia juga menilai daya tarik Jepang yang kuat kemungkinan besar membuat kenaikan biaya ini tidak mengurangi minat kunjungan, mengingat banyak turis merupakan repeat travelers.

    Tekanan Overtourism

    Para pakar menilai kebijakan ini muncul di tengah lonjakan kunjungan wisatawan yang menekan infrastruktur lokal dan layanan publik. Jepang mencatat angka kedatangan tinggi dalam dua tahun terakhir, dengan catatan kunjungan mencapai 36,8 juta pada 2024 dan 42,6 juta pada 2025.

    Fenomena overtourism dilaporkan menimbulkan keluhan warga atas polusi suara, penumpukan sampah, dan kepadatan transportasi di kota-kota besar serta destinasi ikonik.

    Dimensi Politik dan Imigrasi

    Selain penyesuaian tarif visa dan pajak keberangkatan, parlemen Jepang juga mengubah sejumlah biaya imigrasi. Majelis Tinggi pada Mei 2026 mengesahkan kenaikan biaya pengajuan izin tinggal permanen dari 10.000 yen menjadi 300.000 yen, serta menaikkan biaya perubahan status tinggal menjadi 100.000 yen.

    Jesper Koll, direktur ahli di Monex Group, menyatakan langkah-langkah finansial ini dimaksudkan untuk menutup biaya administrasi pengelolaan imigrasi dan untuk menyaring serta menarik tenaga kerja asing yang lebih berkualitas.

    Strategi Keberlanjutan Pariwisata

    Pemerintah menegaskan tujuan kebijakan ini bukan semata mengurangi jumlah pengunjung, melainkan menata pertumbuhan pariwisata agar lebih berkelanjutan. Langkah kombinasi kenaikan tarif visa, pajak keberangkatan, dan pengetatan biaya izin tinggal diharapkan membantu menjaga infrastruktur publik dan meredam keresahan sosial tanpa menghilangkan daya tarik Jepang sebagai destinasi.

    Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi dikutip menyatakan kenaikan tarif kemungkinan besar tidak akan menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Jepang.

  • Maroko Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti, Saibari Jadi Penentu

    Maroko Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti, Saibari Jadi Penentu

    Maroko melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Belanda melalui adu penalti 3-2, usai bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu, Selasa (30/6/2026) pagi waktu Indonesia.

    Kemenangan ditentukan oleh eksekusi penalti Ismael Saibari yang menaklukkan kiper lawan dan memastikan Maroko melangkah lebih jauh di turnamen ini.

    Aksi Penentu Dari Saibari Dan Bounou

    Penaltinya Saibari menutup pertandingan setelah kiper Maroko Yassine Bounou sebelumnya menjadi pahlawan dengan menggagalkan tendangan penalti Crysencio Summerville menggunakan tangan kirinya ketika skor adu penalti masih seimbang 2-2.

    Bounou menunjukkan lagi kenapa ia dianggap spesialis adu penalti, aksi penyelamatan krusialnya membuka peluang bagi Saibari menyudahi laga.

    Jalannya Pertandingan

    Belanda lebih dulu memimpin pada menit ke-72 lewat gol Cody Gakpo. Penyerang Liverpool itu menyelesaikan umpan Crysencio Summerville untuk membawa De Oranje unggul 1-0.

    Momen gol itu berlangsung emosional. Rekan setim berlari menghampiri Gakpo yang menahan air mata setelah beberapa waktu lalu mengumumkan kehilangan calon buah hati bersama pasangannya, Noa van der Bij.

    Namun keunggulan Belanda lenyap pada masa injury time. Maroko menyamakan kedudukan pada menit ke-91 melalui sundulan Issa Diop memanfaatkan umpan silang Chemsdine Talbi.

    Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal, dan kedua tim melewati 30 menit perpanjangan waktu tanpa gol sehingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

    Adu Penalti Dan Konteks Turnamen

    Babak adu penalti ini menjadi yang kedua di Piala Dunia 2026 pada hari yang sama, setelah Paraguay juga menyingkirkan Jerman melalui drama penalti.

    Pertemuan antara Maroko dan Belanda tercatat sebagai duel antara dua tim dengan peringkat FIFA tertinggi di babak 32 besar; Maroko berada di peringkat keenam, sedangkan Belanda menempati posisi ketujuh.

    Kemenangan ini menegaskan kembali posisi Maroko sebagai kekuatan yang diperhitungkan setelah pencapaian semifinal pada edisi Piala Dunia sebelumnya.

    Di babak 16 besar, Maroko akan menghadapi Kanada pada Minggu (5/7/2026) pukul 00.00 WIB.

  • Maybank Sekuritas Sebut Penurunan Transaksi Jadi Alarm Bagi IHSG

    Maybank Sekuritas Sebut Penurunan Transaksi Jadi Alarm Bagi IHSG

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali turun pada sesi perdagangan akhir Juni, didorong oleh aktivitas transaksi yang tipis dan aksi jual investor asing.

    Maybank Sekuritas mencatat IHSG melemah 1,28% pada perdagangan Senin (29/6/2026). Total nilai transaksi di pasar hanya mencapai sekitar Rp 9 triliun, dengan pasar reguler sebesar Rp 7,63 triliun.

    Asing Catat Net Sell

    Investor asing kembali mencatat net sell sebesar Rp 881 miliar. Penjualan terbesar tercatat pada saham-saham bank dan telekomunikasi, antara lain BBCA (Rp 423,63 miliar), BMRI (Rp 97,82 miliar), TLKM (Rp 71,29 miliar), BBRI (Rp 53,78 miliar), dan AADI (Rp 43,18 miliar).

    “BBCA yang sebelumnya bergerak menjadi saham penahan indeks, berubah menjadi pemberat indeks,” ujar Maybank Sekuritas.

    Transaksi Menurun Jadi Perhatian

    Maybank Sekuritas menyoroti besarnya penurunan nilai transaksi sebagai catatan penting. Untuk konteks, rata-rata nilai transaksi harian pada periode 2020–2022 berada di kisaran Rp 9–14 triliun per hari, kemudian turun menjadi sekitar Rp 10 triliun pada 2023, sebelum meningkat signifikan pada 2024 hingga awal 2026 di angka Rp 13–34 triliun.

    Menurut lembaga riset tersebut, angka transaksi yang kini tergolong kecil menjadi alarm untuk pergerakan pasar ke depan. “Apabila hal ini tidak mengalami pemulihan dalam waktu dekat, momentum negatif dengan volatilitas yang sangat tinggi dapat segera terealisasi,” kata Maybank Sekuritas.

    IHSG Tertekan Di Sesi Selanjutnya

    Pada perdagangan Selasa pagi, tekanan terhadap IHSG kembali berlanjut. Pada sekitar pukul 11.13 WIB, IHSG anjlok 2,68% ke level 5.665, dengan 596 saham turun, 85 saham naik, dan 110 saham stagnan.

    Nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia pada seluruh pasar tercatat sekitar Rp 6,6 triliun hingga siang itu.

  • IPCC Umumkan Kinerja Operasional Tumbuh 14,6% Hingga Mei 2026

    IPCC Umumkan Kinerja Operasional Tumbuh 14,6% Hingga Mei 2026

    PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) melaporkan kenaikan kinerja operasional sebesar 14,6% pada kuartal II 2026 untuk Branch Jakarta dan lima terminal satelit secara konsolidasi. Pertumbuhan ini setara dengan tambahan 64.525 unit kargo CBU, alat berat, bus, dan truk secara year on year.

    Hingga Mei 2026, total shipcalls di semua terminal IPCC mencapai 1.577, naik 21,4% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1.299 shipcalls. Perseroan menyebutkan peningkatan ini sejalan dengan digitalisasi layanan dan responsivitas operasional.

    Pertumbuhan Volume dan Segmen

    Volume CBU (Completely Built-Up) kumulatif hingga Mei 2026 tercatat 365.760 unit, tumbuh 4,95% atau bertambah 17.235 unit dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

    Segmen truk dan bus mencatat pertumbuhan paling pesat, naik 57,38% menjadi 126.769 unit atau bertambah 46.221 unit secara year on year. Sementara itu, segmen alat berat tumbuh 8,35% dari 12.801 unit menjadi 13.870 unit.

    Faktor Pendukung dan Tata Kelola

    Perusahaan menyatakan integrasi teknologi digital pada sistem perencanaan kapal, manajemen penempatan kargo, dan pelaporan real-time menjadi salah satu faktor utama peningkatan kinerja. IPCC juga menyoroti stabilitas geopolitik global dan program hilirisasi sumber daya mineral sebagai katalis eksternal yang memperkuat permintaan dan distribusi kargo internasional.

    IPCC menilai pertumbuhan yang merata di berbagai segmen mencerminkan efektivitas pengendalian operasional dan manajemen kapasitas yang dijalankan secara konsisten.

    Hubungan Dengan Industri Otomotif

    Perseroan mengaitkan kinerjanya dengan pemulihan industri otomotif nasional. Mengutip data industri, total wholesales nasional Januari–Mei 2026 untuk kargo CBU tercatat 359.015 unit, naik 12,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

    IPCC juga melaporkan jumlah kargo ekspor CBU yang dilayaninya meningkat 7% menjadi 148.794 unit.

    Target dan Pernyataan Manajemen

    Plt. Direktur Utama IPCC, Bagus Dwipoyono, mengatakan pencapaian Januari–Mei 2026 merupakan hasil komitmen seluruh insan perseroan dalam menghadirkan layanan terminal kendaraan yang lebih cepat, andal, dan berstandar internasional.

    “Pertumbuhan kinerja operasional sepanjang Januari hingga Mei 2026 bukan sekadar angka, torehan ini adalah cerminan dari komitmen seluruh insan IPCC dalam menghadirkan layanan terminal kendaraan yang semakin cepat, andal, dan berstandar internasional. Kami terus mendorong transformasi layanan berbasis teknologi dan digitalisasi, penguatan efisiensi pada proses handling kargo, serta pengembangan infrastruktur yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pengguna jasa,”

    Bagus menambahkan bahwa perseroan optimistis dapat melampaui capaian tahun lalu dengan kesiapan menyambut peningkatan arus kendaraan listrik dan hybrid yang kian mendominasi aktivitas ekspor-impor otomotif Indonesia.

    Perseroan menegaskan akan terus memfokuskan sumber daya pada peningkatan kualitas layanan untuk menjaga momentum pertumbuhan operasional hingga akhir tahun.

  • DEPO Bagikan Dividen Rp 10,2 Miliar, Sisihkan Laba Untuk Ekspansi

    DEPO Bagikan Dividen Rp 10,2 Miliar, Sisihkan Laba Untuk Ekspansi

    PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) membagikan dividen tunai sebesar Rp 10,2 miliar atau Rp 1,5 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan itu disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2026.

    RUPST menyetujui penggunaan laba bersih 2025 sebesar Rp 77 miliar. Selain pembagian dividen, perseroan mengalokasikan Rp 5 miliar sebagai dana cadangan, sementara sisa laba dicatat sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha.

    Kinerja Keuangan 2025

    DEPO mencatatkan pendapatan usaha Rp 2,88 triliun sepanjang 2025, naik 2,1% dibandingkan 2024 yang sebesar Rp 2,82 triliun. Pertumbuhan didorong oleh peningkatan penjualan organik di beberapa daerah, dengan kontribusi terbesar datang dari Bali.

    Laba kotor meningkat menjadi Rp 584,2 miliar dari Rp 557,3 miliar tahun sebelumnya. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp 77 miliar.

    Perubahan Susunan Direksi dan Dewan Komisaris

    RUPST juga menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris yang efektif berlaku 1 Juli 2026. Henryanto Komala diangkat sebagai Direktur Utama, sedangkan Kambiyanto Kettin ditunjuk sebagai Komisaris Utama.

    Strategi Pertumbuhan dan Efisiensi

    Komisaris Utama Kambiyanto Kettin menyatakan perseroan akan melanjutkan strategi pertumbuhan melalui ekspansi jaringan toko secara selektif, peningkatan efisiensi operasional, penguatan portofolio produk, dan pengembangan kapabilitas digital.

    “Perseroan melihat peluang pertumbuhan yang masih terbuka seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap produk bahan bangunan dan home improvement di berbagai wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kami akan terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan portofolio produk, serta pengembangan jaringan usaha secara selektif dan terukur,” ujar Kambiyanto.

    Dia menambahkan bahwa ekspansi gerai baru akan mempertimbangkan potensi pasar, kualitas lokasi, dan disiplin investasi agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan.

    Selain memperluas jaringan, DEPO berencana meningkatkan profitabilitas lewat optimalisasi bauran produk, peningkatan kontribusi produk house brand, penguatan kerja sama dengan pemasok strategis, serta inisiatif efisiensi operasional.

    Fokus Digital dan Penggunaan Dana IPO

    Di sisi digital, perseroan menegaskan pengembangan kanal daring sebagai fokus melalui strategi omnichannel yang terintegrasi dengan jaringan toko fisik. “Kanal digital kami pandang sebagai pelengkap yang strategis bagi jaringan toko fisik,” kata Kambiyanto.

    Manajemen juga melaporkan seluruh dana bersih hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp 487,8 miliar telah direalisasikan sesuai rencana, digunakan untuk belanja modal, pelunasan pinjaman, investasi pada entitas anak, dan modal kerja.

    Ke depan, manajemen menegaskan akan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha, profitabilitas, dan pengelolaan modal yang disiplin untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham.

  • Harga Emas Pegadaian Turun Serentak, Antam hingga Galeri 24 Catat Penurunan

    Harga Emas Pegadaian Turun Serentak, Antam hingga Galeri 24 Catat Penurunan

    Harga emas batangan yang dijual Pegadaian tercatat turun pada Selasa, 30 Juni 2026. Penurunan terjadi pada ketiga merek yang diperdagangkan, yaitu Antam, UBS, dan Galeri 24.

    Pegadaian menyediakan beberapa pecahan mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram untuk beberapa merek tersebut. Berikut daftar harga tiap pecahan dan besaran penurunan yang tercatat pada hari bersangkutan.

    Harga Emas Antam

    • Antam 0,5 gram: Rp 1.420.000 (Turun Rp 8.000)
    • Antam 1 gram: Rp 2.736.000 (Turun Rp 15.000)
    • Antam 2 gram: Rp 5.408.000 (Turun Rp 32.000)
    • Antam 3 gram: Rp 8.086.000 (Turun Rp 47.000)
    • Antam 5 gram: Rp 13.442.000 (Turun Rp 78.000)
    • Antam 10 gram: Rp 26.827.000 (Turun Rp 156.000)
    • Antam 25 gram: Rp 66.937.000 (Turun Rp 390.000)
    • Antam 50 gram: Rp 133.791.000 (Turun Rp 780.000)
    • Antam 100 gram: Rp 267.501.000 (Turun Rp 1.560.000)

    Harga Emas UBS

    • UBS 0,5 gram: Rp 1.415.000 (Turun Rp 11.000)
    • UBS 1 gram: Rp 2.617.000 (Turun Rp 22.000)
    • UBS 2 gram: Rp 5.194.000 (Turun Rp 43.000)
    • UBS 5 gram: Rp 12.833.000 (Turun Rp 108.000)
    • UBS 10 gram: Rp 25.533.000 (Turun Rp 212.000)
    • UBS 25 gram: Rp 63.706.000 (Turun Rp 531.000)
    • UBS 50 gram: Rp 127.151.000 (Turun Rp 1.059.000)
    • UBS 100 gram: Rp 254.200.000 (Turun Rp 2.119.000)
    • UBS 250 gram: Rp 635.313.000 (Turun Rp 5.294.000)
    • UBS 500 gram: Rp 1.269.135.000 (Turun Rp 10.576.000)

    Harga Emas Galeri 24

    • Galeri 24 0,5 gram: Rp 1.366.000 (Turun Rp 12.000)
    • Galeri 24 1 gram: Rp 2.605.000 (Turun Rp 22.000)
    • Galeri 24 2 gram: Rp 5.147.000 (Turun Rp 42.000)
    • Galeri 24 5 gram: Rp 12.772.000 (Turun Rp 107.000)
    • Galeri 24 10 gram: Rp 25.476.000 (Turun Rp 212.000)
    • Galeri 24 25 gram: Rp 63.345.000 (Turun Rp 528.000)
    • Galeri 24 50 gram: Rp 126.591.000 (Turun Rp 1.055.000)
    • Galeri 24 100 gram: Rp 253.058.000 (Turun Rp 2.108.000)
    • Galeri 24 250 gram: Rp 631.089.000 (Turun Rp 5.259.000)
    • Galeri 24 500 gram: Rp 1.262.177.000 (Turun Rp 10.519.000)
    • Galeri 24 1.000 gram: Rp 2.524.354.000 (Turun Rp 21.037.000)

    Catatan tambahan: harga beli untuk tabungan emas Pegadaian tercatat Rp 25.240 per 0,01 gram, sedangkan harga jual berada di Rp 23.970 per 0,01 gram.

  • Menkeu Akan Telaah Usulan Penghapusan Pajak Untuk JHT, THR, Pesangon, dan Jaminan Pensiun

    Menkeu Akan Telaah Usulan Penghapusan Pajak Untuk JHT, THR, Pesangon, dan Jaminan Pensiun

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan mengkaji usulan penghapusan pajak atas Jaminan Hari Tua (JHT), pesangon, jaminan pensiun, dan Tunjangan Hari Raya (THR).

    Wacana ini mendapat perhatian karena terkait langsung dengan perlindungan dan kesejahteraan pekerja.

    Usulan penghapusan pajak tersebut disampaikan oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. Menurut pengusul, kebijakan itu diharapkan dapat meningkatkan manfaat yang diterima pekerja saat memasuki masa pensiun maupun ketika menerima hak-hak ketenagakerjaan.

    Menanggapi usulan itu, Purbaya mengatakan hingga kini Kementerian Keuangan belum menerima surat resmi dari Said Iqbal terkait penghapusan pajak tersebut.

    Meski belum ada surat resmi, Purbaya menegaskan pemerintah akan mempelajari dan mengkaji usulan itu secara menyeluruh dengan mengacu pada ketentuan serta regulasi perpajakan yang berlaku sebelum mengambil keputusan.

    Kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menentukan apakah pajak atas JHT, pesangon, jaminan pensiun, dan THR perlu dihapus atau tetap diberlakukan sesuai aturan yang ada.

  • BEI Umumkan Laba Bersih Rekor Rp1,07 Triliun

    BEI Umumkan Laba Bersih Rekor Rp1,07 Triliun

    PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp1,07 triliun, capaian tertinggi sejak lembaga itu berdiri. Angka ini melambungkan pertumbuhan laba sebesar 59,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Pendapatan yang meningkat dipadukan dengan pengelolaan operasional yang baik menjadi faktor utama di balik lonjakan laba tersebut. Kinerja ini terlihat di tengah kondisi ekonomi global yang menantang dan tingkat volatilitas pasar keuangan yang tinggi sepanjang tahun.

    Kinerja Keuangan dan Aktivitas Perdagangan

    Rekor laba bersih BEI pada 2025 menunjukkan peningkatan aktivitas perdagangan saham dan kepercayaan investor terhadap pasar modal domestik. Pencapaian tersebut menggarisbawahi posisi BEI sebagai penggerak utama pasar modal di Indonesia.

    Manajemen BEI menyatakan performa keuangan yang impresif tercapai melalui kombinasi kenaikan pendapatan dan efisiensi operasional. Namun, rincian komponen pendapatan dan beban yang membentuk angka laba bersih tidak dijabarkan dalam pernyataan ringkas tersebut.

    Implikasi untuk Pasar Modal

    Laba tertinggi ini dipandang sebagai penanda fundamental pasar modal yang relatif kuat meskipun menghadapi gejolak eksternal. Pencapaian tersebut dapat menjadi acuan bagi pelaku pasar dalam menilai dinamika perdagangan dan kepercayaan investor selama tahun buku 2025.

    Ke depan, BEI akan tetap mengawasi kondisi pasar dan melanjutkan upaya pengelolaan operasional guna mempertahankan performa keuangan yang solid.

  • Investor Day 2026 Digelar di BEI Tandai HUT Ke-25 dan Empat Tahun Transformasi

    Investor Day 2026 Digelar di BEI Tandai HUT Ke-25 dan Empat Tahun Transformasi

    Investor Day 2026 digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian peringatan hari ulang tahun ke-25 dan menandai “4 Years of Transformation”.

    Acara tersebut berfungsi sebagai forum yang mempertemukan unsur pemerintah, pelaku usaha, investor, dan pemangku kepentingan lain untuk membahas arah pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.

    Fokus Pembahasan

    Pembahasan dalam acara menyoroti tema-tema terkait pembiayaan hijau, ekonomi hijau, investasi berkelanjutan, dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

    Forum ini diharapkan menjadi wadah dialog antara sektor publik dan swasta serta investor mengenai strategi dan langkah konkret menuju pembangunan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

    Partisipan dan Format Acara

    Peserta terdiri dari perwakilan pemerintah, pelaku usaha, pemangku kepentingan pasar modal, dan investor. Kegiatan diselenggarakan di ruang utama BEI dengan format pertemuan yang mencakup diskusi panel dan sesi tanya jawab.

    Investor Day 2026 juga menjadi momen untuk menandai perjalanan empat tahun transformasi yang dirayakan bersamaan dengan ulang tahun ke-25 penyelenggara acara.

  • BMKG Ingatkan Puncak Kemarau Agustus-September, Empat Langkah Amankan Produksi Pangan

    BMKG Ingatkan Puncak Kemarau Agustus-September, Empat Langkah Amankan Produksi Pangan

    BMKG memperingatkan sebagian besar wilayah Indonesia akan menghadapi puncak musim kemarau pada Agustus-September 2026. Kondisi ini menjadi perhatian karena bertepatan dengan fenomena El Nino yang mulai berlangsung sejak April–Mei 2026.

    Instansi itu mengeluarkan empat rekomendasi strategis untuk menjaga produksi pangan: mempercepat tanam, memprioritaskan alokasi air pada fase kritis tanaman, memakai varietas genjah, dan mengurangi ekspansi lahan di wilayah yang rawan kekeringan.

    El Nino Bukan Musim, Tapi Perkuat Dampak Kemarau

    Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan El Nino berbeda dengan musim. “Musim di Indonesia terdiri atas musim hujan dan musim kemarau yang terjadi terus setiap tahunnya. Tetapi, El Nino bisa muncul (setiap) 3-7 tahun tergantung kondisi atmosfer global,” ujar Teuku saat rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah pada 29 Juni 2026 di Jakarta.

    Ia memperkirakan fenomena El Nino yang dimulai sekitar April atau Mei 2026 akan berakhir pada Mei 2027. Namun, titik perhatian adalah ketika El Nino berlangsung bersamaan dengan puncak kemarau karena hal itu membuat curah hujan lebih sedikit.

    Risiko Tanaman dan Saran Teknis

    BMKG merinci kebutuhan dan risiko tanaman saat kemarau: padi membutuhkan banyak air dan berisiko tinggi, jagung membutuhkan sedang dengan risiko sedang, kedelai rendah–sedang dengan kemampuan adaptasi cukup baik, dan sorgum rendah dengan risiko adaptif.

    Dampak kemarau pada tanaman meliputi mundurnya masa tanam, gangguan fase vegetatif-generatif, penurunan produktivitas, serta peningkatan risiko puso. Sebagai langkah antisipasi BMKG merekomendasikan memajukan tanam sebelum defisit air memuncak, memprioritaskan pasokan air untuk fase kritis tanaman, menggunakan varietas genjah, serta mengurangi perluasan lahan di zona sangat rawan kekeringan.

    “Masyarakat tidak perlu panik dengan El Nino. BMKG siap mendampingi pemerintah daerah (pemda), Dinas Pertanian di tiap daerah, untuk dapat menilai lagi dampak dan risiko kemarau terhadap tanaman, apakah misal nanti mundur tanamnya,”

    Imbas ke Harga dan Cadangan Pangan

    BMKG menyatakan kemarau yang lebih panjang akibat El Nino dapat mendorong risiko kenaikan harga pangan. Salah satu rekomendasi untuk mengatasi potensi itu adalah penguatan cadangan pangan pemerintah.

    Dalam rapat yang sama, Menteri Dalam Negeri menyampaikan kekurangan air akibat El Nino berpotensi mengganggu produksi pangan dan berdampak pada inflasi. Ia meminta kementerian terkait mengantisipasi agar produksi pangan tidak turun dan program swasembada tetap berjalan.

    Langkah Kementerian Pertanian

    Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian Muhammad Agung Sunusi menyebutkan Menteri Pertanian telah mengeluarkan surat bernomor B-73/TI.050.M/03/2023 tertanggal 9 Maret 2026 tentang antisipasi dampak kemarau terhadap produksi pertanian kepada seluruh gubernur dan bupati/wali kota.

    Surat itu memuat langkah strategis seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi dan gerakan percepatan tanam untuk merespons kondisi kekeringan yang diperkirakan.

    Kesiapan Cadangan dan Dukungan Kebijakan

    Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menyatakan ketahanan pangan nasional saat ini relatif solid berkat kebijakan pemerintah yang berpihak pada sektor pertanian. Ia menyinggung data produksi beras nasional 2025 dan ketersediaan cadangan beras pemerintah sebagai indikator ketahanan.

    Qodari juga menyebutkan keringanan dan kemudahan akses pupuk bersubsidi yang diberikan kepada petani, termasuk mekanisme penyaluran melalui gapoktan/koperasi dan pendekatan digital untuk memantau data penerima dan distribusi.