Kategori: Bisnis

  • Clarity Act Jadi Penentu Masa Depan Pasar Kripto AS

    Clarity Act Jadi Penentu Masa Depan Pasar Kripto AS

    Rancangan undang-undang bernama Clarity Act menjadi titik tumpu harapan pelaku industri kripto di Amerika Serikat. Setelah minat investor ritel bergeser ke sektor kecerdasan buatan, pasar aset digital menunggu kepastian regulasi yang bisa menata ulang hubungan antara bursa, pengembang, dan regulator.

    RUU ini dinilai mampu menyediakan kerangka hukum yang lebih jelas mengenai klasifikasi token serta pembagian kewenangan antarlembaga federal. Hasilnya diharapkan memulihkan kepercayaan institusi keuangan tradisional untuk masuk ke produk on-chain di AS.

    Status Terbaru Clarity Act

    Pada Mei 2026, RUU tersebut lolos dari Komite Perbankan Senat, membuka jalur menuju pemungutan suara penuh (floor vote). Jika disahkan, aturan itu akan merevisi cara klasifikasi aset digital, mengatur ulang interaksi bursa dengan regulator, serta mempertegas posisi pengembang DeFi.

    Analis J.P. Morgan menyebut kemungkinan pengesahan sebagai katalis positif bagi industri kripto pada paruh kedua 2026. Pernyataan tersebut muncul di tengah penurunan harga Bitcoin sekitar 50% dari rekor tertinggi pada Oktober 2025.

    Penolakan Dari Sektor Perbankan

    Sektor perbankan tradisional memberikan perlawanan signifikan terhadap Clarity Act. Independent Community Bankers of America (ICBA), yang mewakili sekitar 4.000 bank lokal AS, meluncurkan kampanye untuk menggagalkan RUU ini.

    ICBA menyorot pasal yang mengizinkan perusahaan kripto memberikan insentif pada transaksi stablecoin. Mereka memperkirakan potensi migrasi likuiditas dapat menguras dana simpanan bank lokal hingga US$1,3 triliun (sekitar Rp 23.271,3 triliun), sehingga menekan kemampuan bank menyalurkan kredit kepada usaha kecil dan sektor pertanian di daerah.

    Bagaimana Clarity Act Bekerja

    RUU ini mengusulkan pembagian kewenangan yang lebih tegas antara tiga lembaga utama:

    • SEC: mengawasi aset digital yang menyerupai kontrak investasi;
    • CFTC: mengawasi komoditas digital dan pasar spot aset tersebut;
    • Regulator perbankan: bertanggung jawab atas hubungan antara kripto dan sistem keuangan tradisional, termasuk fungsi kustodian dan distribusi stablecoin.

    Dengan pembagian itu, AS diharapkan beralih dari praktik regulation by enforcement—di mana aturan baru sering muncul setelah kasus hukum—ke buku aturan khusus bagi pasar kripto.

    Dampak Bagi Investor dan DeFi

    Bagi investor ritel, kepastian hukum dapat memperbaiki sentimen terhadap altcoins yang selama ini dianggap berisiko oleh praktik proyek tanpa tata kelola. Token yang terikat pada tim aktif bisa memiliki jalur registrasi dan pengungkapan yang lebih jelas.

    Draf RUU juga memuat perlindungan untuk pengembang protokol non-kustodian. Layanan DeFi dan dompet digital diharapkan dapat meningkat statusnya menjadi instrumen keuangan arus utama yang legal dan dapat dipercaya.

    Peluang Pengesahan dan Hambatan Politik

    Probabilitas pengesahan RUU sebelum akhir 2026 diperkirakan berkurang; peneliti Galaxy Digital menurunkan perkiraan tersebut menjadi sekitar 60% dari sebelumnya 75%. Kendala waktu dan dinamika politik Washington menjadi faktor utama yang menghambat.

    Senator Cynthia Lummis memperingatkan bahwa jika Clarity Act gagal disahkan pada 2026, peluang berikutnya baru akan muncul pada “setidaknya tahun 2030.” Ketegangan politik terkait RUU lain di Kongres turut memperumit jadwal legislatif, sehingga pembahasan Clarity Act terancam tersisih dari prioritas menjelang masa reses Agustus 2026.

    Akar Permasalahan dan Urgensi Regulasi

    Lahirnya draf Clarity Act merupakan respons terhadap guncangan berulang di industri kripto beberapa tahun terakhir. Ketiadaan aturan yang jelas di AS, salah satu pusat likuiditas global, telah menciptakan ruang abu-abu yang memicu praktik buruk dan kegagalan beberapa entitas besar.

    Sebagian pihak menilai kekosongan hukum tersebut mendorong inovasi radikal seperti DeFi, tetapi juga dimanfaatkan oleh aktor nakal. Pendekatan penegakan yang bersifat represif di masa lalu membuat sebagian perusahaan finansial berpindah jurisdiksi mencari kepastian hukum.

    Memasuki 2026, kebutuhan undang-undang komprehensif semakin mendesak. Peralihan minat investor ritel dan modal ventura ke teknologi AI menambah tekanan agar pasar kripto mendapatkan kepastian perlindungan konsumen dan transparansi hukum, jika tak ingin kehilangan momentum pertumbuhan jangka panjang.

  • Harga Emas Pecahan Kecil Turun, Minigold Tetap Stabil 30 Juni 2026

    Harga Emas Pecahan Kecil Turun, Minigold Tetap Stabil 30 Juni 2026

    Harga emas batangan pecahan kecil mengalami penurunan di beberapa produsen pada Selasa, 30 Juni 2026, sementara beberapa produk lain mencatat harga yang stabil.

    Data dari masing-masing penyedia menunjukkan perubahan harga jual dan harga beli kembali (buyback) untuk produk 1 gram dan pecahan lebih kecil pada hari tersebut.

    Pergerakan Harga Per Produsen

    PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat penurunan harga emas 1 gram. Harga jual tercatat turun sebesar Rp 35.000 menjadi Rp 2.575.000 per gram, sedangkan harga buyback turun Rp 33.000 menjadi Rp 2.447.000 per gram.

    PT Hartadinata Abadi Tbk (Emasku) juga mengalami koreksi harga. Harga Emasku 1 gram turun Rp 40.000 menjadi Rp 2.408.000 per gram. Untuk harga buyback, Emasku tercatat turun Rp 39.000 menjadi Rp 2.292.000 per gram.

    Lotus Archi mencatat penurunan pada pecahan 1 gram serta buyback. Harga emas Lotus Archi 1 gram turun Rp 585.000 menjadi Rp 2.493.000 per gram, sedangkan harga buyback anjlok Rp 45.000 menjadi Rp 2.315.000 per gram.

    Sementara itu, Minigold mempertahankan level harga pada hari yang sama. Harga jual Minigold 1 gram tercatat stabil di Rp 2.483.000 per gram, dan harga buyback tetap di Rp 2.235.000 per gram.

    Daftar Harga Lengkap (30 Juni 2026)

    • BSI
      • Harga emas BSI 1 gram: Rp 2.575.000
      • Harga buyback BSI 1 gram: Rp 2.447.000
    • Emasku (HRTA)
      • Harga Emasku 0,1 gram: Rp 306.500
      • Harga Emasku 0,25 gram: Rp 718.000
      • Harga Emasku 0,5 gram: Rp 1.259.000
      • Harga Emasku 1 gram: Rp 2.408.000
      • Harga buyback Emasku 1 gram: Rp 2.292.000
    • Lotus Archi
      • Harga Lotus Archi 0,1 gram: Rp 323.000
      • Harga Lotus Archi 0,2 gram: Rp 603.000
      • Harga Lotus Archi 0,5 gram: Rp 1.296.000
      • Harga Lotus Archi 1 gram: Rp 2.493.000
      • Harga buyback Lotus Archi 1 gram: Rp 2.315.000
    • Minigold
      • Harga Minigold 0,1 gram: Rp 280.200
      • Harga Minigold 0,25 gram: Rp 682.000
      • Harga Minigold 0,5 gram: Rp 1.292.000
      • Harga Minigold 1 gram: Rp 2.483.000
      • Harga buyback Minigold 1 gram: Rp 2.235.000
  • Nadal Pastikan Warisan Baru Lewat Perhotelan dan Akademi

    Nadal Pastikan Warisan Baru Lewat Perhotelan dan Akademi

    Rafael Nadal telah mengalihkan energi kariernya dari lapangan tenis ke dunia bisnis, khususnya perhotelan dan pendidikan olahraga. Mantan petenis peringkat dunia itu baru saja membuka hotel keempat di Fuerteventura, Kepulauan Kanari, sebagai bagian dari merek Zel Hotels yang didirikan pada 2022 bersama Meliá Hotels International.

    Nadal resmi pensiun dari kompetisi pada November 2024 setelah memenangi 22 gelar Grand Slam. Kini dia mengklaim fokusnya adalah membangun “warisan di luar lapangan.” “Saya bukan tipe pria yang suka bangun di pagi hari tanpa tahu harus berbuat apa. Tujuan saya adalah terus melangkah maju. Jika dulu saya membangun warisan di dalam lapangan, sekarang adalah saatnya saya membangun warisan di luar lapangan,” ujar Nadal.

    Strategi di Sektor Hospitality

    Zel Hotels sebelumnya membuka properti di Mallorca, Costa Brava (Spanyol), dan Punta Cana (Republik Dominika). Nadal melihat pergeseran perilaku konsumen yang lebih memilih menghabiskan uang untuk pengalaman, sehingga sektor hospitality menurutnya menawarkan peluang investasi meskipun persaingan ketat.

    Dia menyebutkan pengalaman dan disiplin dari karier tenisnya turut membantu dalam mengelola bisnis. “Olahraga mengajari Anda untuk mentoleransi rasa frustrasi, belajar bekerja dalam tim, dan menerima kenyataan bahwa terkadang Anda harus kalah. Anda juga harus bisa mengelola kemenangan, karena tidak peduli seberapa besar Anda menang hari ini, Anda harus kembali bertanding keesokan harinya,” kata Nadal.

    Portofolio Di Luar Hotel

    Selain perhotelan, Nadal mengembangkan usaha lewat perusahaan keluarga Aspemir yang menaruh perhatian pada pendidikan dan kebugaran. Salah satu aset utamanya adalah Rafa Nadal Academy di Mallorca yang berdiri sejak 2016 dan telah berkembang ke beberapa negara.

    Pada 2025, Nadal menjual 44,9% saham akademi kepada GPF Capital senilai 94 juta euro, namun tetap mempertahankan kendali mayoritas sebesar 55,1%. “Semakin hari, semakin banyak orang sadar bahwa menjaga tubuh itu sangat penting. Jadi, berinvestasi pada pendidikan anak-anak, kesejahteraan, dan olahraga adalah langkah yang tepat,” ujarnya.

    Pandangan soal Sengketa Hadiah Uang Wimbledon

    Nadal juga angkat bicara terkait protes soal pembagian hadiah uang yang melibatkan pemain top dan penyelenggara Wimbledon. Tahun ini, Wimbledon menaikkan total hadiah sebesar 20% menjadi 64,2 juta pound sterling. Namun, beberapa pemain menuntut angka sekitar 71 juta pound sterling atau setara 16% dari pendapatan turnamen, dengan target 22% pada 2030 di seluruh Grand Slam.

    Dia menyatakan memahami kedua sisi, tetapi mengingatkan para pemain untuk realistis terhadap beban penyelenggara. Nadal menyarankan solusi jangka panjang: “Tandatangani kesepakatan persentase kenaikan tahunan yang adil untuk pemain dan turnamen selama 10 tahun. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan 10 tahun masa tenang tanpa konflik.”

    Transisi Karier dan Visi Jangka Panjang

    Nadal menyebut transisi dari atlet menjadi pengusaha berjalan lancar karena dia memanfaatkan reputasi, disiplin, dan rekam prestasi. Pilihan investasi di hotel serta pendidikan olahraga dimaksudkan bukan hanya untuk mengamankan aset finansial, tetapi juga membangun ekosistem yang berkelanjutan bagi generasi berikutnya.

    Langkah ini sejalan dengan tren di kalangan atlet elite yang merencanakan “second career” pasca-pensiun. Nadal menegaskan kesiapan mentalnya setelah menjalani operasi pinggul pada 2023 dan memilih pensiun, lalu melanjutkan babak baru dalam kehidupan profesionalnya.

  • BNI Rayakan 80 Tahun Dengan Transformasi Untuk Perkuat Kinerja dan Daya Saing

    BNI Rayakan 80 Tahun Dengan Transformasi Untuk Perkuat Kinerja dan Daya Saing

    Memperingati 80 tahun beroperasi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan komitmen transformasi menyeluruh untuk memperkuat kinerja dan daya saing. Transformasi ini dijalankan sebagai landasan peningkatan kontribusi bank terhadap nasabah dan perekonomian nasional.

    Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena menyatakan transformasi diarahkan bukan hanya untuk menggenjot kinerja bisnis, tetapi juga memperkuat kemampuan menghadapi perubahan dan menangkap peluang pertumbuhan baru. Menurut Paolo, penguatan tata kelola BUMN oleh Danantara Indonesia mendukung orientasi penciptaan nilai jangka panjang.

    Fokus Transformasi dan Digitalisasi

    BNI mengimplementasikan transformasi di berbagai lini, termasuk penguatan kapabilitas digital, peningkatan produktivitas organisasi, optimalisasi jaringan layanan, dan peningkatan manajemen risiko. Strategi ini ditujukan untuk mewujudkan pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

    Pada sisi digital, BNI terus mengembangkan wondr by BNI sebagai platform layanan digital ritel. Hingga akhir 2025, platform tersebut telah digunakan oleh lebih dari 12 juta nasabah, sekaligus mendukung pertumbuhan tabungan ritel dan penguatan dana murah.

    Perkuat Layanan Korporasi

    Di segmen wholesale banking, BNI memperkuat layanan BNIdirect untuk cash management, trade finance, bank guarantee, dan supply chain financing. Sepanjang 2025, jumlah pengguna dan nilai transaksi BNIdirect tumbuh lebih dari 25% secara tahunan, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan giro korporasi dan kualitas layanan transaksi bisnis.

    Kinerja Keuangan

    Hasil transformasi tercermin pada kinerja keuangan 2025. BNI mencatat laba bersih sebesar Rp 20 triliun. Kualitas aset menunjukkan perbaikan dengan NPL bruto turun menjadi 1,9% dan loan at risk (LaR) membaik menjadi 8,5%.

    Momentum positif berlanjut pada 2026. Hingga akhir Mei 2026, BNI melaporkan total aset Rp 1.365,36 triliun dan dana pihak ketiga (DPK) Rp 1.063,92 triliun. Periode yang sama mencatat laba bersih Rp 9,05 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 160,99 triliun.

    Ambisi Jangka Panjang

    Paolo menilai fondasi bisnis yang semakin kuat menjadi modal penting bagi BNI untuk terus menciptakan nilai bagi pemegang saham, nasabah, dan perekonomian. “Kami meyakini bahwa perusahaan yang sehat dan bertumbuh akan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi pemegang saham, mendukung agenda pembangunan nasional, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang,” ujarnya.

    BNI juga menyatakan harapan bahwa kehadiran Danantara akan memperkuat upaya BUMN dalam penciptaan nilai jangka panjang melalui pengelolaan investasi terintegrasi, peningkatan produktivitas, dan penguatan daya saing. Perseroan menegaskan akan melanjutkan agenda transformasi sejalan semangat “Terus Mengabdi untuk Terus Melayani” untuk meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan nasional.

  • Harga Emas Diprediksi Kembali Berpeluang Naik, Dua Tren Jadi Penyangga

    Harga Emas Diprediksi Kembali Berpeluang Naik, Dua Tren Jadi Penyangga

    Para analis menyatakan harga emas berpotensi kembali mendapatkan momentum seiring dua tren yang berjalan saat ini: penurunan harga minyak dunia dan akumulasi pembelian logam mulia oleh sejumlah pelaku pasar.

    Optimisme itu muncul meski emas sempat tertekan oleh penguatan dolar AS dan masih berada di bawah level psikologis penting. Faktor eksternal dan pola permintaan disebut saling mempengaruhi prospek pasar emas ke depan.

    Menurut analis di Heraeus, jika tidak ada penutupan lebih lanjut di Selat Hormuz dan penurunan harga minyak berlanjut, efek penurunan harga tersebut akan dirasakan oleh produsen dan konsumen. Kondisi ini, jika disertai penurunan indeks harga PCE dan indeks lainnya, berimplikasi pada berkurangnya kemungkinan kenaikan suku bunga, sehingga memperkuat prospek investasi untuk logam mulia.

    “Jika tidak ada penutupan lebih lanjut di Selat Hormuz, penurunan harga minyak mulai diteruskan kepada produsen dan konsumen. Kemudian jika indeks harga PCE turun, bersamaan dengan indeks lainnya, kemungkinan kenaikan suku bunga juga akan berkurang, memperkuat prospek investasi untuk logam mulia,” ujar para analis tersebut.

    Harga emas sempat turun di bawah US$4.000 per troy ounce pekan lalu, penurunan yang terjadi untuk pertama kali sejak November 2025. Tekanan ini sebagian besar terjadi saat pasar menilai kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih agresif.

    Analis Heraeus menambahkan bahwa penguatan dolar AS turut berkontribusi pada pelemahan harga emas karena menjadikan emas lebih mahal bagi pembeli non-dolar, meski faktor makro yang sama sering memengaruhi pergerakan kedua aset tersebut.

    Akumulasi Logam Mulia Di China

    Selain dinamika pasar minyak dan kebijakan moneter, akumulasi emas oleh pembeli menjadi faktor penyangga lain. Impor emas China naik ke level tertinggi dalam dua tahun terakhir pada Mei 2026, menurut catatan analis.

    Para analis mencatat, sejauh tahun ini impor emas non-moneter ke China mencapai total 691,6 ton. Angka ini naik 76% dari 393,6 ton pada periode Januari hingga Mei tahun sebelumnya, meskipun belum mencapai 840,6 ton yang diimpor pada periode yang sama tahun 2024.

    “Hal ini didorong oleh permintaan yang kuat untuk emas batangan fisik dan rencana akumulasi emas di mana investor ritel dapat membeli emas dengan jumlah uang yang lebih kecil yang disetorkan setiap bulan,” terang para analis.

    Catatan itu menegaskan bahwa meskipun tekanan jangka pendek datang dari faktor makro seperti penguatan dolar dan ekspektasi suku bunga, permintaan fisik dan strategi akumulasi di beberapa pasar utama tetap menjadi penopang bagi prospek harga emas.

  • BSI Raih Posisi Kedua BankCX Tracker 2026, Setara Bank Umum Komersial

    BSI Raih Posisi Kedua BankCX Tracker 2026, Setara Bank Umum Komersial

    PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meraih peringkat kedua dalam BankCX Tracker 2026, alat ukur kualitas customer experience di sektor perbankan Indonesia. Pencapaian ini menunjukkan BSI dinilai sejajar dengan kategori bank umum komersial (KBMI 3).

    Manajemen BSI menyatakan posisi tersebut menandai lonjakan kompetisi, dari yang semula bersaing di level bank syariah kini berhadapan langsung dengan bank-bank besar nasional.

    Ruang Lingkup Penilaian BankCX Tracker 2026

    BankCX Tracker 2026 mengevaluasi lebih dari 50 bank, meliputi 20 bank umum komersial, 10 bank pembangunan daerah, 11 bank syariah, 6 bank umum syariah, 5 unit usaha syariah, dan 10 bank digital.

    Aspek penilaian dibagi menjadi dua pendekatan utama. Layanan fisik termasuk kantor cabang dan layanan prioritas berkontribusi 43% terhadap nilai keseluruhan untuk bank umum dan bank syariah.

    Sedangkan digital touchpoint—termasuk e-banking, pembukaan rekening online, digital branch, ATM, kartu pembiayaan, dan layanan contact center—memegang bobot 57%.

    Respon Manajemen

    Wakil Direktur Utama BSI, Bob T Ananta, mengatakan pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan inovasi dan transformasi digital sebagai wujud komitmen “Melayani Sepenuh Hati” kepada masyarakat.

    “Pencapaian ini menjadi motivasi BSI untuk terus meningkatkan inovasi, transformasi digital sebagai komitmen Melayani Sepenuh Hati kepada seluruh masyarakat. Kami berupaya menjadikan setiap nasabah bisa merasakan pengalaman menjadi bagian dari Sahabat Finansial, Sosial dan Spiritual Bersama BSI,”

    Bob juga menyatakan peringkat kedua mempertegas posisi BSI bukan hanya sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, tetapi juga sebagai salah satu bank nasional dengan kualitas pengalaman nasabah yang baik.

    “Pengakuan ini menjadi motivasi bagi BSI untuk terus menghadirkan layanan yang inovatif dan upaya memperkuat kontribusi perbankan syariah dalam mendorong pertumbuhan industri perbankan nasional,”
  • Anak Usaha RISE Akuisisi 51% Saham TTT untuk Kembangkan Kawasan Industri Palembang

    Anak Usaha RISE Akuisisi 51% Saham TTT untuk Kembangkan Kawasan Industri Palembang

    PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) memperluas portofolio lewat langkah akuisisi ke sektor kawasan industri. Perusahaan anak PT Millenium Mega Mulia (MMM) mengambil alih 51% saham PT Tunas Triasa Tangguh (TTT) sebagai pijakan pengembangan proyek baru.

    Akuisisi ini bernilai Rp57,57 miliar dan dibiayai dari dana internal perseroan. Transaksi dinyatakan bukan transaksi material karena nilainya sekitar 2,07% dari total ekuitas perseroan per 31 Desember 2025.

    Target Pengembangan dan Lokasi

    PT Tunas Triasa Tangguh memiliki aset lahan sekitar 131 hektare di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Lahan tersebut direncanakan dikembangkan menjadi Tanrise Industrial Park Palembang, sebuah kawasan industri terpadu.

    RISE menyatakan pengembangan kawasan industri ini dimaksudkan untuk memperluas sumber pertumbuhan usaha di luar lini bisnis properti yang sudah ada, termasuk hotel & leisures, distrik, community living, dan integrated city.

    Alasan dan Tata Kelola

    Direktur Utama RISE, Budi Agusti, menyebut akuisisi sebagai langkah strategis untuk memperkuat landbank produktif dan fondasi pertumbuhan jangka panjang.

    “Kami melihat pengembangan kawasan industri memiliki prospek yang menarik seiring meningkatnya kebutuhan lahan industri dan aktivitas investasi di berbagai daerah. Kehadiran Tanrise Industrial Park Palembang diharapkan menjadi salah satu motor pertumbuhan baru bagi perseroan ke depan,” ujar Budi Agusti.

    Dari sisi tata kelola, transaksi telah memperoleh pendapat kewajaran (fairness opinion) dari penilai independen dan dinyatakan wajar. Perseroan menilai proyek ini dapat memberikan nilai tambah melalui optimalisasi aset, pengembangan kawasan, serta penciptaan sinergi dengan portofolio yang sudah ada.

    Perseroan optimistis ekspansi ke sektor kawasan industri akan memberikan manfaat strategis jangka menengah dan panjang, antara lain diversifikasi sumber pendapatan dan peningkatan nilai perusahaan.

  • Update Harga Emas Perhiasan Selasa 30 Juni 2026: Mayoritas Turun, Sebagian Stabil

    Update Harga Emas Perhiasan Selasa 30 Juni 2026: Mayoritas Turun, Sebagian Stabil

    Harga emas perhiasan pada Selasa siang, 30 Juni 2026, menunjukkan pergerakan beragam antara beberapa pengecer besar di Indonesia. Sebagian toko mencatat penurunan harga, sementara satu pelaku pasar mempertahankan level harga stabil.

    Pergerakan harga ini dipengaruhi oleh faktor seperti permintaan industri perhiasan, fluktuasi nilai tukar, serta kebijakan bank sentral terkait cadangan emas. Calon pembeli dan investor disarankan memantau perubahan harga sebelum mengambil keputusan.

    Daftar Harga Perusahaan

    Raja Emas Indonesia

    • 24 Karat per gram: Rp 2.185.000 (Turun Rp 50.000)
    • 23 Karat per gram: Rp 1.930.000 (Turun Rp 30.000)
    • 22 Karat per gram: Rp 1.817.000 (Turun Rp 32.000)
    • 21 Karat per gram: Rp 1.735.000 (Turun Rp 31.000)
    • 20 Karat per gram: Rp 1.652.000 (Turun Rp 30.000)
    • 19 Karat per gram: Rp 1.569.000 (Turun Rp 28.000)
    • 18 Karat per gram: Rp 1.488.000 (Turun Rp 26.000)
    • 17 Karat per gram: Rp 1.405.000 (Turun Rp 25.000)
    • 16 Karat per gram: Rp 1.322.000 (Turun Rp 23.000)
    • 15 Karat per gram: Rp 1.240.000 (Turun Rp 22.000)
    • 14 Karat per gram: Rp 1.157.000 (Naik Rp 21.000)
    • 13 Karat per gram: Rp 1.074.000 (Turun Rp 27.000)
    • 12 Karat per gram: Rp 993.000 (Turun Rp 17.000)

    Hartadinata Abadi (HRTA)

    • 22 Karat per gram: Rp 2.510.000 (Turun Rp 39.000)
    • 20 Karat per gram: Rp 2.322.000 (Turun Rp 36.000)
    • 17 Karat per gram: Rp 2.039.000 (Turun Rp 31.000)
    • 16 Karat per gram: Rp 1.926.000 (Turun Rp 29.000)
    • 9 Karat per gram: Rp 1.292.000 (Turun Rp 19.000)
    • 8 Karat per gram: Rp 1.190.000 (Turun Rp 18.000)
    • 6 Karat per gram: Rp 1.020.000 (Turun Rp 15.000)

    Laku Emas (CMK Group)

    • 24 Karat per gram: Rp 2.260.000 (Stabil)
    • 23 Karat per gram: Rp 1.954.000 (Stabil)
    • 22 Karat per gram: Rp 1.870.000 (Stabil)
    • 21 Karat per gram: Rp 1.788.000 (Stabil)
    • 20 Karat per gram: Rp 1.701.000 (Stabil)
    • 19 Karat per gram: Rp 1.615.000 (Stabil)
    • 18 Karat per gram: Rp 1.528.000 (Stabil)
    • 17 Karat per gram: Rp 1.442.000 (Stabil)
    • 16 Karat per gram: Rp 1.355.000 (Stabil)
    • 15 Karat per gram: Rp 1.270.000 (Stabil)
    • 14 Karat per gram: Rp 1.185.000 (Stabil)
    • 13 Karat per gram: Rp 1.100.000 (Stabil)
    • 12 Karat per gram: Rp 1.014.000 (Stabil)
  • DEPO Bagikan Dividen Rp 10,2 Miliar, Sisihkan Laba Untuk Ekspansi

    DEPO Bagikan Dividen Rp 10,2 Miliar, Sisihkan Laba Untuk Ekspansi

    PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) membagikan dividen tunai sebesar Rp 10,2 miliar atau Rp 1,5 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan itu disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2026.

    RUPST menyetujui penggunaan laba bersih 2025 sebesar Rp 77 miliar. Selain pembagian dividen, perseroan mengalokasikan Rp 5 miliar sebagai dana cadangan, sementara sisa laba dicatat sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha.

    Kinerja Keuangan 2025

    DEPO mencatatkan pendapatan usaha Rp 2,88 triliun sepanjang 2025, naik 2,1% dibandingkan 2024 yang sebesar Rp 2,82 triliun. Pertumbuhan didorong oleh peningkatan penjualan organik di beberapa daerah, dengan kontribusi terbesar datang dari Bali.

    Laba kotor meningkat menjadi Rp 584,2 miliar dari Rp 557,3 miliar tahun sebelumnya. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp 77 miliar.

    Perubahan Susunan Direksi dan Dewan Komisaris

    RUPST juga menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris yang efektif berlaku 1 Juli 2026. Henryanto Komala diangkat sebagai Direktur Utama, sedangkan Kambiyanto Kettin ditunjuk sebagai Komisaris Utama.

    Strategi Pertumbuhan dan Efisiensi

    Komisaris Utama Kambiyanto Kettin menyatakan perseroan akan melanjutkan strategi pertumbuhan melalui ekspansi jaringan toko secara selektif, peningkatan efisiensi operasional, penguatan portofolio produk, dan pengembangan kapabilitas digital.

    “Perseroan melihat peluang pertumbuhan yang masih terbuka seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap produk bahan bangunan dan home improvement di berbagai wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kami akan terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan portofolio produk, serta pengembangan jaringan usaha secara selektif dan terukur,” ujar Kambiyanto.

    Dia menambahkan bahwa ekspansi gerai baru akan mempertimbangkan potensi pasar, kualitas lokasi, dan disiplin investasi agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan.

    Selain memperluas jaringan, DEPO berencana meningkatkan profitabilitas lewat optimalisasi bauran produk, peningkatan kontribusi produk house brand, penguatan kerja sama dengan pemasok strategis, serta inisiatif efisiensi operasional.

    Fokus Digital dan Penggunaan Dana IPO

    Di sisi digital, perseroan menegaskan pengembangan kanal daring sebagai fokus melalui strategi omnichannel yang terintegrasi dengan jaringan toko fisik. “Kanal digital kami pandang sebagai pelengkap yang strategis bagi jaringan toko fisik,” kata Kambiyanto.

    Manajemen juga melaporkan seluruh dana bersih hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp 487,8 miliar telah direalisasikan sesuai rencana, digunakan untuk belanja modal, pelunasan pinjaman, investasi pada entitas anak, dan modal kerja.

    Ke depan, manajemen menegaskan akan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha, profitabilitas, dan pengelolaan modal yang disiplin untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham.

  • Saham DEPO Melonjak Setelah RUPST Setujui Dividen Rp1,5 Per Saham

    Saham DEPO Melonjak Setelah RUPST Setujui Dividen Rp1,5 Per Saham

    Saham PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) tercatat melompat pada sesi I perdagangan Selasa (30/6/2026) setelah perusahaan memutuskan pembagian dividen tunai. Pada sekitar pukul 09.44 WIB, harga saham DEPO naik 12,26% menjadi Rp238 per saham.

    Lonjakan terjadi setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2026 mengesahkan pembagian dividen tunai sebesar Rp10,2 miliar atau Rp1,5 per saham. Sebelumnya, dari 19 hingga 29 Juni, pergerakan saham mayoritas menunjukkan tren turun dengan dua hari stagnan.

    Kinerja Perdagangan Saham

    Sampai catatan perdagangan sesi pagi itu, telah diperdagangkan sebanyak 673.700 saham DEPO dengan frekuensi 432 kali dan nilai transaksi mencapai Rp162,56 juta.

    Keputusan RUPST dan Penggunaan Laba

    Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp77 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp10,2 miliar dialokasikan untuk dividen tunai, Rp5 miliar disisihkan sebagai dana cadangan sesuai ketentuan, dan sisa laba dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha.

    Kinerja Operasional 2025

    Manajemen melaporkan pendapatan usaha pada 2025 sebesar Rp2,88 triliun, naik 2,1% dari Rp2,82 triliun pada 2024. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan penjualan organik di sejumlah wilayah operasional, dengan kontribusi terbesar berasal dari Bali.

    Laba kotor tercatat meningkat menjadi Rp584,2 miliar dibandingkan Rp557,3 miliar pada 2024, sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp77 miliar.

    Perubahan Susunan Direksi dan Dewan Komisaris

    RUPST juga menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris yang efektif berlaku mulai 1 Juli 2026. Henryanto Komala diangkat sebagai Direktur Utama, sedangkan Kambiyanto Kettin dipercaya sebagai Komisaris Utama perseroan.

    Strategi Pertumbuhan dan Digitalisasi

    Komisaris Utama DEPO, Kambiyanto Kettin, menyatakan perseroan akan melanjutkan strategi pertumbuhan melalui ekspansi jaringan toko secara selektif, peningkatan efisiensi operasional, penguatan portofolio produk, serta pengembangan kapabilitas digital.

    “Perseroan melihat peluang pertumbuhan yang masih terbuka seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap produk bahan bangunan dan home improvement di berbagai wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kami akan terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan portofolio produk, serta pengembangan jaringan usaha secara selektif dan terukur,”

    Kambiyanto menambahkan bahwa ekspansi gerai baru akan mempertimbangkan potensi pasar, kualitas lokasi, dan disiplin investasi agar memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan.

    Selain memperluas jaringan, DEPO juga berencana meningkatkan profitabilitas melalui optimalisasi bauran produk, peningkatan kontribusi house brand, penguatan kerja sama dengan pemasok strategis, serta inisiatif efisiensi operasional.

    Dari sisi kanal daring, perseroan menegaskan pengembangan omnichannel sebagai pelengkap jaringan fisik untuk menghadirkan pengalaman belanja yang lebih terintegrasi dan mendukung efektivitas operasional.

    Realisasi Dana IPO dan Fokus Ke Depan

    Manajemen melaporkan seluruh dana bersih hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp487,8 miliar telah direalisasikan sesuai rencana penggunaan. Dana tersebut digunakan untuk belanja modal, pelunasan pinjaman, investasi pada entitas anak, serta modal kerja perseroan.

    Ke depan, manajemen menegaskan akan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha, profitabilitas, dan pengelolaan modal yang disiplin untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham.

    “Fokus utama manajemen ke depan adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha, profitabilitas, dan disiplin pengelolaan modal. Kami berkomitmen menjalankan strategi yang memperkuat fundamental Perseroan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan,” tutup Kambiyanto.