RSM Indonesia resmi mengangkat Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor. Penunjukan ini diumumkan perusahaan sebagai langkah memperkuat kapasitas kepemimpinan serta perspektif strategis menghadapi dinamika ekonomi, regulasi, dan perkembangan bisnis global.
Pernyataan resmi dari RSM Indonesia, diterbitkan pada Rabu (1/7/2026), menyebutkan bahwa hadirnya Mahendra diharapkan memperkuat organisasi agar lebih relevan dan adaptif terhadap perubahan.
Alasan Penunjukan
Amir Abadi Jusuf, Chairman & Chief Executive Partner RSM Indonesia, mengatakan bergabungnya Mahendra mencerminkan komitmen perusahaan membangun organisasi yang kuat dan berwawasan luas.
“Dalam lingkungan yang terus berubah, organisasi membutuhkan kemampuan untuk memahami berbagai perkembangan yang memengaruhi dunia usaha, baik di tingkat nasional maupun global. Kami menyambut bergabungnya Pak Mahendra dan percaya pengalaman, wawasan, serta perspektif yang beliau miliki akan memberikan kontribusi berharga bagi pengembangan RSM Indonesia ke depan,” ujar Amir.
Peran dan Harapan
Amir menekankan bahwa keberhasilan jangka panjang organisasi bergantung bukan hanya pada kompetensi profesional, melainkan juga kualitas kepemimpinan dan kemampuan beradaptasi. Sebagai bagian dari jaringan global RSM, perusahaan terus menghubungkan pemahaman pasar domestik dengan dinamika internasional.
“Kemampuan menghubungkan pemahaman lokal dengan wawasan global merupakan fondasi penting dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan. Kehadiran Pak Mahendra semakin memperkuat komitmen tersebut,” tambah Amir.
Pengalaman Mahendra Siregar
Mahendra Siregar dikenal memiliki pengalaman di bidang ekonomi, perdagangan internasional, investasi, diplomasi ekonomi, serta sektor jasa keuangan. Dalam kariernya, ia terlibat pada kebijakan strategis yang berkontribusi terhadap peningkatan daya saing Indonesia, penguatan kepercayaan investor, dan hubungan ekonomi internasional.
Menanggapi penunjukan itu, Mahendra mengatakan dunia usaha kini menghadapi perubahan cepat, termasuk perkembangan ekonomi global, regulasi, teknologi, dan geopolitik. Oleh karena itu, organisasi perlu menguatkan kemampuan beradaptasi untuk menciptakan nilai jangka panjang.
“Indonesia memiliki peluang besar untuk terus berkembang di tengah perubahan global. Pada saat yang sama, organisasi perlu memperkuat kapasitasnya untuk beradaptasi, membangun ketahanan, dan mengambil keputusan secara bijaksana,”
Mahendra menambahkan bahwa ia berharap dapat berbagi pengalaman dan perspektif untuk mendukung penguatan dan pengembangan RSM Indonesia.
Profil Singkat RSM Indonesia
RSM Indonesia menyatakan penunjukan Mahendra merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan untuk menjawab kebutuhan klien dan pemangku kepentingan yang berkembang.
Perusahaan mencatat pengalaman lebih dari 40 tahun di Indonesia dan didukung lebih dari 1.000 profesional. RSM Indonesia menyediakan layanan assurance, perpajakan, dan konsultasi bagi perusahaan nasional maupun internasional sebagai bagian dari jaringan global RSM.

Tinggalkan Balasan