Saham Sido Muncul Turun, Analis Catat Support 354 dan Resistance 410

Written by

in

Saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatat pelemahan pada perdagangan Selasa (30/6/2026). Harga penutupan tercatat turun 1,59% menjadi Rp 372 per saham.

Aktivitas perdagangan menunjukkan 22,74 juta saham berpindah tangan dengan frekuensi 3.908 kali dan nilai transaksi sebesar Rp 8,46 miliar. Investor asing membukukan net sell sebesar Rp 444,52 juta pada saham ini.

Pergerakan harga dalam tiga bulan terakhir menunjukkan koreksi signifikan; saham Sido Muncul mengalami penurunan sebesar 28,46% dalam periode tersebut.

Valuasi dan Rasio Keuangan

Dari sisi valuasi, SIDO tercatat lebih murah dibandingkan biasanya. Data dari aplikasi Stockbit Sekuritas mencatat rasio price to book value (PBV) sebesar 3,43 kali, atau berada di bawah -1 PBV standard deviation lima tahun terakhir yang sebesar 4,57 kali.

Sementara itu, price earning ratio (PER) SIDO tercatat 9,76 kali (TTM), berada di bawah -2 PE standard deviation lima tahun terakhir yang sebesar 10,6 kali.

Analisis Teknikal

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menilai pergerakan harga SIDO cenderung berada dalam fase konsolidasi jangka pendek setelah tekanan bearish yang cukup signifikan.

“Support kuat terbentuk di level 354. Resistance terdekat berada di level 410; konfirmasi breakout di atas level 410 akan memicu pembalikan arah menuju penguatan lanjutan. Sebaliknya, jika harga gagal bertahan dan terjadi breakdown di bawah support 354, risiko pelemahan berpotensi membawa harga menuju target support berikutnya di kisaran level 320.”

Investors diminta mencermati level-level teknikal tersebut sebagai acuan potensi pergerakan selanjutnya.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *