Restoran Republik Seafood membuka cabang di kawasan kuliner premium Gading Serpong, Tangerang, menawarkan cita rasa boga bahari khas Papua. Pemilik restoran, Veronica, mengatakan mereka mengangkat kekayaan rasa laut dalam Papua lewat rempah otentik dan bahan baku pilihan.
Veronica menyampaikan hal itu saat jumpa pers pembukaan restoran di kawasan BSD, Tangerang, Jumat (26/6/2026). Menurutnya, bahan-bahan utama didatangkan langsung dari Sorong untuk menjaga keaslian rasa dan kualitas.
“Kami mengangkat kekayaan rasa laut dalam khas Papua melalui racikan rempah otentik dan bahan baku pilihan yang didatangkan langsung dari Sorong, Papua,” kata Veronica.
Semua komoditas laut utama, seperti rahang tuna, kepiting, lobster, dan aneka ikan bakar, diangkut dari Sorong dalam kondisi segar. Veronica menyebut rahang tuna menjadi menu favorit dan diimpor dalam jumlah besar.
“Memang ada beberapa menu andalan kami di Republik Seafood baik yang di PIK2 maupun yang sekarang kami buka yakni rahang tuna, kepiting hingga makanan seafood bakar lainnya, semua kami datangkan dari Papua. Dan untuk rahang tuna sebagai makanan tervaforit ini kami datangkan langsung dari Papua, dalam sekali kirim sekitar 2 ton rahang tuna sekali order,” ujar Veronica.
Selain aspek kuliner, restoran ini juga membawa misi memperkenalkan budaya Indonesia Timur, terutama Papua dan Sorong, kepada pengunjung Jabodetabek. Veronica menegaskan komitmen tersebut sejalan dengan dukungan terhadap pelaku UMKM lokal.
“Tidak hanya fokus pada kualitas kuliner, Republik Seafood juga memiliki komitmen kuat dalam mendukung UMKM lokal Indonesia Timur maupun pelaku usaha lokal di sekitar restoran. Dalam operasionalnya, Republik Seafood memadukan penggunaan produk dan bahan baku pendukung dari UMKM lokal guna menciptakan sinergi bisnis yang berkelanjutan sekaligus memperkenalkan kualitas produk daerah kepada pasar yang lebih luas,” imbuhnya.
Pada akhir pekan, pengunjung dapat menikmati pertunjukan tari khas Papua. Veronica mengatakan pihaknya mendatangkan penari asli dari Papua agar pengalaman budaya lebih otentik.
Gagasannya sebagai “Resto Berbudaya” juga disampaikan oleh Nex Carlos, food vlogger sekaligus penggagas Republik Seafood. Nex menambahkan bahwa selain sajian kuliner, pengunjung diajak lebih dekat mengenal budaya Papua melalui pertunjukan dan kegiatan budaya.
Untuk menjaga keaslian rasa, Nex mengatakan mereka membawa koki dari Papua dan mengimpor bumbu langsung dari sana, menjadikan Jakarta sebagai dapur pusat untuk pengendalian kualitas.
“Bahkan bumbu-bumbu kami bawa langsung dari Papua ke Jakarta, dan menjadikan Jakarta sebagai dapur pusat. Hal ini untuk menjaga kualiatas dan quality control sehingga Republik Seafood tetap memiliki ciri rasa khas serta rasa outentik Papua,” lanjut Nex.

Tinggalkan Balasan