Blog

  • IPCC Umumkan Kinerja Operasional Tumbuh 14,6% Hingga Mei 2026

    IPCC Umumkan Kinerja Operasional Tumbuh 14,6% Hingga Mei 2026

    PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) melaporkan kenaikan kinerja operasional sebesar 14,6% pada kuartal II 2026 untuk Branch Jakarta dan lima terminal satelit secara konsolidasi. Pertumbuhan ini setara dengan tambahan 64.525 unit kargo CBU, alat berat, bus, dan truk secara year on year.

    Hingga Mei 2026, total shipcalls di semua terminal IPCC mencapai 1.577, naik 21,4% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1.299 shipcalls. Perseroan menyebutkan peningkatan ini sejalan dengan digitalisasi layanan dan responsivitas operasional.

    Pertumbuhan Volume dan Segmen

    Volume CBU (Completely Built-Up) kumulatif hingga Mei 2026 tercatat 365.760 unit, tumbuh 4,95% atau bertambah 17.235 unit dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

    Segmen truk dan bus mencatat pertumbuhan paling pesat, naik 57,38% menjadi 126.769 unit atau bertambah 46.221 unit secara year on year. Sementara itu, segmen alat berat tumbuh 8,35% dari 12.801 unit menjadi 13.870 unit.

    Faktor Pendukung dan Tata Kelola

    Perusahaan menyatakan integrasi teknologi digital pada sistem perencanaan kapal, manajemen penempatan kargo, dan pelaporan real-time menjadi salah satu faktor utama peningkatan kinerja. IPCC juga menyoroti stabilitas geopolitik global dan program hilirisasi sumber daya mineral sebagai katalis eksternal yang memperkuat permintaan dan distribusi kargo internasional.

    IPCC menilai pertumbuhan yang merata di berbagai segmen mencerminkan efektivitas pengendalian operasional dan manajemen kapasitas yang dijalankan secara konsisten.

    Hubungan Dengan Industri Otomotif

    Perseroan mengaitkan kinerjanya dengan pemulihan industri otomotif nasional. Mengutip data industri, total wholesales nasional Januari–Mei 2026 untuk kargo CBU tercatat 359.015 unit, naik 12,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

    IPCC juga melaporkan jumlah kargo ekspor CBU yang dilayaninya meningkat 7% menjadi 148.794 unit.

    Target dan Pernyataan Manajemen

    Plt. Direktur Utama IPCC, Bagus Dwipoyono, mengatakan pencapaian Januari–Mei 2026 merupakan hasil komitmen seluruh insan perseroan dalam menghadirkan layanan terminal kendaraan yang lebih cepat, andal, dan berstandar internasional.

    “Pertumbuhan kinerja operasional sepanjang Januari hingga Mei 2026 bukan sekadar angka, torehan ini adalah cerminan dari komitmen seluruh insan IPCC dalam menghadirkan layanan terminal kendaraan yang semakin cepat, andal, dan berstandar internasional. Kami terus mendorong transformasi layanan berbasis teknologi dan digitalisasi, penguatan efisiensi pada proses handling kargo, serta pengembangan infrastruktur yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pengguna jasa,”

    Bagus menambahkan bahwa perseroan optimistis dapat melampaui capaian tahun lalu dengan kesiapan menyambut peningkatan arus kendaraan listrik dan hybrid yang kian mendominasi aktivitas ekspor-impor otomotif Indonesia.

    Perseroan menegaskan akan terus memfokuskan sumber daya pada peningkatan kualitas layanan untuk menjaga momentum pertumbuhan operasional hingga akhir tahun.

  • DEPO Bagikan Dividen Rp 10,2 Miliar, Sisihkan Laba Untuk Ekspansi

    DEPO Bagikan Dividen Rp 10,2 Miliar, Sisihkan Laba Untuk Ekspansi

    PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) membagikan dividen tunai sebesar Rp 10,2 miliar atau Rp 1,5 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan itu disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2026.

    RUPST menyetujui penggunaan laba bersih 2025 sebesar Rp 77 miliar. Selain pembagian dividen, perseroan mengalokasikan Rp 5 miliar sebagai dana cadangan, sementara sisa laba dicatat sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha.

    Kinerja Keuangan 2025

    DEPO mencatatkan pendapatan usaha Rp 2,88 triliun sepanjang 2025, naik 2,1% dibandingkan 2024 yang sebesar Rp 2,82 triliun. Pertumbuhan didorong oleh peningkatan penjualan organik di beberapa daerah, dengan kontribusi terbesar datang dari Bali.

    Laba kotor meningkat menjadi Rp 584,2 miliar dari Rp 557,3 miliar tahun sebelumnya. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp 77 miliar.

    Perubahan Susunan Direksi dan Dewan Komisaris

    RUPST juga menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris yang efektif berlaku 1 Juli 2026. Henryanto Komala diangkat sebagai Direktur Utama, sedangkan Kambiyanto Kettin ditunjuk sebagai Komisaris Utama.

    Strategi Pertumbuhan dan Efisiensi

    Komisaris Utama Kambiyanto Kettin menyatakan perseroan akan melanjutkan strategi pertumbuhan melalui ekspansi jaringan toko secara selektif, peningkatan efisiensi operasional, penguatan portofolio produk, dan pengembangan kapabilitas digital.

    “Perseroan melihat peluang pertumbuhan yang masih terbuka seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap produk bahan bangunan dan home improvement di berbagai wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kami akan terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan portofolio produk, serta pengembangan jaringan usaha secara selektif dan terukur,” ujar Kambiyanto.

    Dia menambahkan bahwa ekspansi gerai baru akan mempertimbangkan potensi pasar, kualitas lokasi, dan disiplin investasi agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan.

    Selain memperluas jaringan, DEPO berencana meningkatkan profitabilitas lewat optimalisasi bauran produk, peningkatan kontribusi produk house brand, penguatan kerja sama dengan pemasok strategis, serta inisiatif efisiensi operasional.

    Fokus Digital dan Penggunaan Dana IPO

    Di sisi digital, perseroan menegaskan pengembangan kanal daring sebagai fokus melalui strategi omnichannel yang terintegrasi dengan jaringan toko fisik. “Kanal digital kami pandang sebagai pelengkap yang strategis bagi jaringan toko fisik,” kata Kambiyanto.

    Manajemen juga melaporkan seluruh dana bersih hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp 487,8 miliar telah direalisasikan sesuai rencana, digunakan untuk belanja modal, pelunasan pinjaman, investasi pada entitas anak, dan modal kerja.

    Ke depan, manajemen menegaskan akan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha, profitabilitas, dan pengelolaan modal yang disiplin untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham.

  • Harga Emas Pegadaian Turun Serentak, Antam hingga Galeri 24 Catat Penurunan

    Harga Emas Pegadaian Turun Serentak, Antam hingga Galeri 24 Catat Penurunan

    Harga emas batangan yang dijual Pegadaian tercatat turun pada Selasa, 30 Juni 2026. Penurunan terjadi pada ketiga merek yang diperdagangkan, yaitu Antam, UBS, dan Galeri 24.

    Pegadaian menyediakan beberapa pecahan mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram untuk beberapa merek tersebut. Berikut daftar harga tiap pecahan dan besaran penurunan yang tercatat pada hari bersangkutan.

    Harga Emas Antam

    • Antam 0,5 gram: Rp 1.420.000 (Turun Rp 8.000)
    • Antam 1 gram: Rp 2.736.000 (Turun Rp 15.000)
    • Antam 2 gram: Rp 5.408.000 (Turun Rp 32.000)
    • Antam 3 gram: Rp 8.086.000 (Turun Rp 47.000)
    • Antam 5 gram: Rp 13.442.000 (Turun Rp 78.000)
    • Antam 10 gram: Rp 26.827.000 (Turun Rp 156.000)
    • Antam 25 gram: Rp 66.937.000 (Turun Rp 390.000)
    • Antam 50 gram: Rp 133.791.000 (Turun Rp 780.000)
    • Antam 100 gram: Rp 267.501.000 (Turun Rp 1.560.000)

    Harga Emas UBS

    • UBS 0,5 gram: Rp 1.415.000 (Turun Rp 11.000)
    • UBS 1 gram: Rp 2.617.000 (Turun Rp 22.000)
    • UBS 2 gram: Rp 5.194.000 (Turun Rp 43.000)
    • UBS 5 gram: Rp 12.833.000 (Turun Rp 108.000)
    • UBS 10 gram: Rp 25.533.000 (Turun Rp 212.000)
    • UBS 25 gram: Rp 63.706.000 (Turun Rp 531.000)
    • UBS 50 gram: Rp 127.151.000 (Turun Rp 1.059.000)
    • UBS 100 gram: Rp 254.200.000 (Turun Rp 2.119.000)
    • UBS 250 gram: Rp 635.313.000 (Turun Rp 5.294.000)
    • UBS 500 gram: Rp 1.269.135.000 (Turun Rp 10.576.000)

    Harga Emas Galeri 24

    • Galeri 24 0,5 gram: Rp 1.366.000 (Turun Rp 12.000)
    • Galeri 24 1 gram: Rp 2.605.000 (Turun Rp 22.000)
    • Galeri 24 2 gram: Rp 5.147.000 (Turun Rp 42.000)
    • Galeri 24 5 gram: Rp 12.772.000 (Turun Rp 107.000)
    • Galeri 24 10 gram: Rp 25.476.000 (Turun Rp 212.000)
    • Galeri 24 25 gram: Rp 63.345.000 (Turun Rp 528.000)
    • Galeri 24 50 gram: Rp 126.591.000 (Turun Rp 1.055.000)
    • Galeri 24 100 gram: Rp 253.058.000 (Turun Rp 2.108.000)
    • Galeri 24 250 gram: Rp 631.089.000 (Turun Rp 5.259.000)
    • Galeri 24 500 gram: Rp 1.262.177.000 (Turun Rp 10.519.000)
    • Galeri 24 1.000 gram: Rp 2.524.354.000 (Turun Rp 21.037.000)

    Catatan tambahan: harga beli untuk tabungan emas Pegadaian tercatat Rp 25.240 per 0,01 gram, sedangkan harga jual berada di Rp 23.970 per 0,01 gram.

  • Menkeu Akan Telaah Usulan Penghapusan Pajak Untuk JHT, THR, Pesangon, dan Jaminan Pensiun

    Menkeu Akan Telaah Usulan Penghapusan Pajak Untuk JHT, THR, Pesangon, dan Jaminan Pensiun

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan mengkaji usulan penghapusan pajak atas Jaminan Hari Tua (JHT), pesangon, jaminan pensiun, dan Tunjangan Hari Raya (THR).

    Wacana ini mendapat perhatian karena terkait langsung dengan perlindungan dan kesejahteraan pekerja.

    Usulan penghapusan pajak tersebut disampaikan oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. Menurut pengusul, kebijakan itu diharapkan dapat meningkatkan manfaat yang diterima pekerja saat memasuki masa pensiun maupun ketika menerima hak-hak ketenagakerjaan.

    Menanggapi usulan itu, Purbaya mengatakan hingga kini Kementerian Keuangan belum menerima surat resmi dari Said Iqbal terkait penghapusan pajak tersebut.

    Meski belum ada surat resmi, Purbaya menegaskan pemerintah akan mempelajari dan mengkaji usulan itu secara menyeluruh dengan mengacu pada ketentuan serta regulasi perpajakan yang berlaku sebelum mengambil keputusan.

    Kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menentukan apakah pajak atas JHT, pesangon, jaminan pensiun, dan THR perlu dihapus atau tetap diberlakukan sesuai aturan yang ada.

  • BEI Umumkan Laba Bersih Rekor Rp1,07 Triliun

    BEI Umumkan Laba Bersih Rekor Rp1,07 Triliun

    PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp1,07 triliun, capaian tertinggi sejak lembaga itu berdiri. Angka ini melambungkan pertumbuhan laba sebesar 59,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Pendapatan yang meningkat dipadukan dengan pengelolaan operasional yang baik menjadi faktor utama di balik lonjakan laba tersebut. Kinerja ini terlihat di tengah kondisi ekonomi global yang menantang dan tingkat volatilitas pasar keuangan yang tinggi sepanjang tahun.

    Kinerja Keuangan dan Aktivitas Perdagangan

    Rekor laba bersih BEI pada 2025 menunjukkan peningkatan aktivitas perdagangan saham dan kepercayaan investor terhadap pasar modal domestik. Pencapaian tersebut menggarisbawahi posisi BEI sebagai penggerak utama pasar modal di Indonesia.

    Manajemen BEI menyatakan performa keuangan yang impresif tercapai melalui kombinasi kenaikan pendapatan dan efisiensi operasional. Namun, rincian komponen pendapatan dan beban yang membentuk angka laba bersih tidak dijabarkan dalam pernyataan ringkas tersebut.

    Implikasi untuk Pasar Modal

    Laba tertinggi ini dipandang sebagai penanda fundamental pasar modal yang relatif kuat meskipun menghadapi gejolak eksternal. Pencapaian tersebut dapat menjadi acuan bagi pelaku pasar dalam menilai dinamika perdagangan dan kepercayaan investor selama tahun buku 2025.

    Ke depan, BEI akan tetap mengawasi kondisi pasar dan melanjutkan upaya pengelolaan operasional guna mempertahankan performa keuangan yang solid.

  • Investor Day 2026 Digelar di BEI Tandai HUT Ke-25 dan Empat Tahun Transformasi

    Investor Day 2026 Digelar di BEI Tandai HUT Ke-25 dan Empat Tahun Transformasi

    Investor Day 2026 digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian peringatan hari ulang tahun ke-25 dan menandai “4 Years of Transformation”.

    Acara tersebut berfungsi sebagai forum yang mempertemukan unsur pemerintah, pelaku usaha, investor, dan pemangku kepentingan lain untuk membahas arah pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.

    Fokus Pembahasan

    Pembahasan dalam acara menyoroti tema-tema terkait pembiayaan hijau, ekonomi hijau, investasi berkelanjutan, dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

    Forum ini diharapkan menjadi wadah dialog antara sektor publik dan swasta serta investor mengenai strategi dan langkah konkret menuju pembangunan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

    Partisipan dan Format Acara

    Peserta terdiri dari perwakilan pemerintah, pelaku usaha, pemangku kepentingan pasar modal, dan investor. Kegiatan diselenggarakan di ruang utama BEI dengan format pertemuan yang mencakup diskusi panel dan sesi tanya jawab.

    Investor Day 2026 juga menjadi momen untuk menandai perjalanan empat tahun transformasi yang dirayakan bersamaan dengan ulang tahun ke-25 penyelenggara acara.

  • BMKG Ingatkan Puncak Kemarau Agustus-September, Empat Langkah Amankan Produksi Pangan

    BMKG Ingatkan Puncak Kemarau Agustus-September, Empat Langkah Amankan Produksi Pangan

    BMKG memperingatkan sebagian besar wilayah Indonesia akan menghadapi puncak musim kemarau pada Agustus-September 2026. Kondisi ini menjadi perhatian karena bertepatan dengan fenomena El Nino yang mulai berlangsung sejak April–Mei 2026.

    Instansi itu mengeluarkan empat rekomendasi strategis untuk menjaga produksi pangan: mempercepat tanam, memprioritaskan alokasi air pada fase kritis tanaman, memakai varietas genjah, dan mengurangi ekspansi lahan di wilayah yang rawan kekeringan.

    El Nino Bukan Musim, Tapi Perkuat Dampak Kemarau

    Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan El Nino berbeda dengan musim. “Musim di Indonesia terdiri atas musim hujan dan musim kemarau yang terjadi terus setiap tahunnya. Tetapi, El Nino bisa muncul (setiap) 3-7 tahun tergantung kondisi atmosfer global,” ujar Teuku saat rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah pada 29 Juni 2026 di Jakarta.

    Ia memperkirakan fenomena El Nino yang dimulai sekitar April atau Mei 2026 akan berakhir pada Mei 2027. Namun, titik perhatian adalah ketika El Nino berlangsung bersamaan dengan puncak kemarau karena hal itu membuat curah hujan lebih sedikit.

    Risiko Tanaman dan Saran Teknis

    BMKG merinci kebutuhan dan risiko tanaman saat kemarau: padi membutuhkan banyak air dan berisiko tinggi, jagung membutuhkan sedang dengan risiko sedang, kedelai rendah–sedang dengan kemampuan adaptasi cukup baik, dan sorgum rendah dengan risiko adaptif.

    Dampak kemarau pada tanaman meliputi mundurnya masa tanam, gangguan fase vegetatif-generatif, penurunan produktivitas, serta peningkatan risiko puso. Sebagai langkah antisipasi BMKG merekomendasikan memajukan tanam sebelum defisit air memuncak, memprioritaskan pasokan air untuk fase kritis tanaman, menggunakan varietas genjah, serta mengurangi perluasan lahan di zona sangat rawan kekeringan.

    “Masyarakat tidak perlu panik dengan El Nino. BMKG siap mendampingi pemerintah daerah (pemda), Dinas Pertanian di tiap daerah, untuk dapat menilai lagi dampak dan risiko kemarau terhadap tanaman, apakah misal nanti mundur tanamnya,”

    Imbas ke Harga dan Cadangan Pangan

    BMKG menyatakan kemarau yang lebih panjang akibat El Nino dapat mendorong risiko kenaikan harga pangan. Salah satu rekomendasi untuk mengatasi potensi itu adalah penguatan cadangan pangan pemerintah.

    Dalam rapat yang sama, Menteri Dalam Negeri menyampaikan kekurangan air akibat El Nino berpotensi mengganggu produksi pangan dan berdampak pada inflasi. Ia meminta kementerian terkait mengantisipasi agar produksi pangan tidak turun dan program swasembada tetap berjalan.

    Langkah Kementerian Pertanian

    Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian Muhammad Agung Sunusi menyebutkan Menteri Pertanian telah mengeluarkan surat bernomor B-73/TI.050.M/03/2023 tertanggal 9 Maret 2026 tentang antisipasi dampak kemarau terhadap produksi pertanian kepada seluruh gubernur dan bupati/wali kota.

    Surat itu memuat langkah strategis seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi dan gerakan percepatan tanam untuk merespons kondisi kekeringan yang diperkirakan.

    Kesiapan Cadangan dan Dukungan Kebijakan

    Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menyatakan ketahanan pangan nasional saat ini relatif solid berkat kebijakan pemerintah yang berpihak pada sektor pertanian. Ia menyinggung data produksi beras nasional 2025 dan ketersediaan cadangan beras pemerintah sebagai indikator ketahanan.

    Qodari juga menyebutkan keringanan dan kemudahan akses pupuk bersubsidi yang diberikan kepada petani, termasuk mekanisme penyaluran melalui gapoktan/koperasi dan pendekatan digital untuk memantau data penerima dan distribusi.

  • Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, BNI Hari Ini: Rupiah Melemah ke Rp17.888

    Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, BNI Hari Ini: Rupiah Melemah ke Rp17.888

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami pelemahan pada Selasa, 30 Juni 2026. Pada perdagangan spot exchange pagi hari, rupiah tercatat melemah 37 poin atau 0,21% ke level Rp 17.888 per dolar AS.

    Pada saat yang sama, indeks dolar global terpantau menguat ke level 101,28, tercatat naik 0,15%.

    Kurs Dolar di BCA

    PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mematok kurs e-rate pada pukul 10.10 WIB dengan harga beli dolar AS sebesar Rp 17.883 dan harga jual Rp 17.8903.

    Di layanan TT counter, BCA menetapkan harga beli Rp 17.715 dan harga jual Rp 17.990. Untuk transaksi bank notes, harga beli dan jual tercatat sama, masing-masing Rp 17.715 dan Rp 17.990.

    Kurs Dolar di Bank Mandiri

    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada pukul 09.04 WIB memasang special rate untuk dolar AS dengan harga beli Rp 17.855 dan harga jual Rp 17.885 per dolar AS.

    Di TT counter, Bank Mandiri menetapkan harga beli Rp 17.670 dan harga jual Rp 17.970. Ketentuan untuk bank notes juga sama, harga beli Rp 17.670 dan harga jual Rp 17.970 per dolar AS.

    Kurs Dolar di BRI

    PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada pukul 10.24 WIB mencatat harga beli dolar AS sebesar Rp 17.778 per dolar AS dan harga jual Rp 17.921 per dolar AS.

    Kurs Dolar di BNI

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pada pukul 10.20 WIB mencatat special rates dengan harga beli dolar AS sebesar Rp 17.879 dan harga jual Rp 17.909.

    Untuk transaksi TT counter, BNI mematok harga beli sebesar Rp 17.860 dan harga jual Rp 18.950. Ketentuan bank notes di BNI juga tercatat harga beli Rp 17.860 dan harga jual Rp 18.950 per dolar AS.

  • JECX Umumkan Harga IPO Rp 1.250 Per Saham, Tawarkan 15% Saham

    JECX Umumkan Harga IPO Rp 1.250 Per Saham, Tawarkan 15% Saham

    PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) atau Jakarta Eye Center memastikan pelaksanaan penawaran umum perdana (IPO) dengan total 487.983.500 saham atau 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

    Perusahaan mematok harga final IPO sebesar Rp 1.250 per saham, sehingga nilai emisi mencapai sekitar Rp 609,97 miliar, terdiri atas penawaran saham baru dan saham divestasi.

    Saham yang ditawarkan terbagi menjadi 325.322.300 saham baru (10%) dan 162.661.200 saham divestasi milik Waldensius Girsang (5%). Pada masa penawaran awal atau bookbuilding, JECX membuka rentang harga Rp 1.200–1.400 per saham.

    Periode penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 1–3 Juli 2026, dengan rencana pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026. Penjamin pelaksana emisi ditunjuk untuk mendampingi proses IPO.

    Penggunaan Dana

    Perseroan merinci alokasi dana hasil penjualan saham baru. Sekitar Rp 40 miliar dialokasikan untuk pelunasan awal sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank Central Asia Tbk.

    Sebesar Rp 100 miliar akan digunakan untuk pelunasan awal sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank HSBC Indonesia. Sisa dana, sebesar Rp 185 miliar, akan disalurkan kepada anak perusahaan perseroan.

    Struktur Pemegang Saham

    Saat ini struktur pemegang saham JECX antara lain PT Sarana Mediatama Metropolitan Tbk (SAME) memegang 28% saham, Darwan Madja Purba 13,105%, dan PT Magna Selaras Lestari 10,149%.

    Magna Selaras Lestari tercatat sebagai pengendali JECX, sementara Darwan Madja Purba merupakan pemilik manfaat akhir. PT Sarana Mediatama Metropolitan merupakan entitas yang sahamnya mayoritas dimiliki oleh grup yang terkait dengan beberapa pemegang saham publik.

    Profil Perusahaan

    PT Nitrasanata Dharma berdiri pada 1 Februari 1984 dengan nama awal Klinik Mata Jakarta. Pada 1993, perusahaan berganti nama menjadi Jakarta Eye Center dan berkembang menjadi rumah sakit spesialis mata yang menggabungkan layanan klinis dengan teknologi terkini.

    Untuk mendukung ekspansi, JEC mengembangkan fasilitas dan jaringan layanan, termasuk pembangunan gedung berkonsep hospitel dan green building di Kedoya pada 2012, serta pembukaan dan pengembangan klinik dan rumah sakit melalui ekspansi organik, merger, akuisisi, dan kemitraan strategis sejak 2015.

    Ekspansi tersebut meliputi wilayah Jadetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Sulawesi, menjadikan grup ini jaringan layanan kesehatan mata yang terintegrasi secara nasional.

  • IHSG Ambruk 2,87%, Lima Saham Sentuh ARB pada Sesi Pertama

    IHSG Ambruk 2,87%, Lima Saham Sentuh ARB pada Sesi Pertama

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 166,94 poin atau 2,87% ke level 5.653,84 pada sejam perdagangan Selasa (30/6/2026). Pergerakan hari ini berada di kisaran 5.638–5.811, dengan mayoritas saham memerah.

    Perdagangan pada sesi pertama mencatatkan 7,78 miliar lembar saham yang diperdagangkan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,94 triliun dan frekuensi 533.908 kali transaksi.

    Ada 72 saham yang mencatatkan kenaikan, 590 saham turun, dan 117 saham stagnan. Kelompok saham unggulan LQ45 terkoreksi 2,75% pada sesi tersebut.

    Pergerakan Pasar Asia

    Saat IHSG melemah, indeks-indeks saham utama Asia mayoritas juga bergerak turun pada jam yang sama. Shanghai turun 0,18%, Straits Times turun 0,58%, dan Hang Seng anjlok 1,27%. Sebaliknya, Nikkei menguat 0,93%.

    Saham Tersungkur Sentuh ARB

    Lima saham tercatat membentur batas auto rejection bawah (ARB) dengan penurunan di atas 14% pada sesi pertama. Rinciannya sebagai berikut:

    • PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) turun 14,84% menjadi Rp 545.
    • PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun 14,78% menjadi Rp 1.585.
    • PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) anjlok 14,77% menjadi Rp 456.
    • PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) jatuh 14,62% menjadi Rp 181.
    • PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) turun 14,48% menjadi Rp 124.

    Saham Paling Menguat

    Di sisi penguat, lima saham tercatat teratas dalam daftar top gainers pada sesi tersebut:

    • PT Arkayana Lestari Grup Tbk (AYLS) naik 24,64% menjadi Rp 172.
    • PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) melonjak 19,29% menjadi Rp 334.
    • PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) melesat 17,07% menjadi Rp 288.
    • PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) naik 13,89% menjadi Rp 410.
    • PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) naik 12,07% menjadi Rp 65.

    Data perdagangan dan pergerakan saham tercatat pada sejam pertama perdagangan hari Selasa, mencerminkan kondisi pasar dalam sesi pembukaan.