Blog

  • BEI Pantau Pergerakan Saham NSSS Usai Naik 22,8% Sebulan

    BEI Pantau Pergerakan Saham NSSS Usai Naik 22,8% Sebulan

    Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) setelah tercatat mengalami aktivitas pasar yang tidak biasa pada Selasa, 30 Juni 2026.

    Pengumuman masuknya saham ini ke dalam observasi Unusual Market Activity (UMA) mendorong BEI untuk melakukan pemantauan ketat terhadap pola harga dan transaksi.

    Dalam keterangan resmi, BEI menegaskan bahwa “Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.”

    Saham NSSS tercatat naik 22,8% dalam sebulan terakhir. Namun sejak awal tahun, saham ini justru turun 38,9%.

    Imbauan Untuk Investor

    BEI meminta investor memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi bursa dan mencermati kinerja serta keterbukaan informasi perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi.

    Selain itu, BEI mengimbau agar investor mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari.

  • Zuckerberg: Kebebasan Gagal Jadi Syarat Utama untuk Inovasi

    Zuckerberg: Kebebasan Gagal Jadi Syarat Utama untuk Inovasi

    Mark Zuckerberg mengatakan kebebasan untuk gagal adalah salah satu kunci utama menuju kesuksesan besar. Pernyataan itu disampaikan saat ia memberi pidato kelulusan di Universitas Harvard pada 2017, di mana ia mengaitkan kebebasan bereksperimen dengan peluang menghasilkan inovasi penting.

    Dalam pidatonya, pendiri Facebook mencontohkan perjalanan karier J.K. Rowling dan Beyoncé sebagai bukti bahwa kegagalan berulang tidak menutup kemungkinan munculnya prestasi luar biasa. Ia juga menyoroti keterbatasan yang dihadapi banyak orang karena kurangnya dukungan finansial.

    Wirausaha dan Risiko Di Era Modern

    Zuckerberg berpendapat ekonomi modern menuntut jiwa kewirausahaan, baik untuk memulai perusahaan, menjalankan proyek kreatif, maupun mengejar jalur karier nonkonvensional. Menurutnya, budaya inovasi hanya dapat berkembang jika orang memiliki ruang untuk mencoba hal baru tanpa takut satu kegagalan akan menghancurkan hidup mereka.

    Ia mengakui perjalanan kariernya sendiri tidak selalu mulus. Sebelum Facebook, Zuckerberg mengatakan ia pernah mengembangkan berbagai proyek digital yang gagal di pasaran, termasuk gim komputer, sistem obrolan, alat bantu belajar, hingga aplikasi pemutar musik.

    Contoh Kasus dan Pernyataan

    Untuk menguatkan argumennya, Zuckerberg menyebutkan pengalaman J.K. Rowling dan Beyoncé. “J.K. Rowling ditolak oleh penerbit sebanyak 12 kali sebelum akhirnya berhasil menerbitkan novel Harry Potter. Bahkan musisi hebat seperti Beyoncé pun harus menciptakan ratusan lagu terlebih dahulu sebelum bisa melahirkan karya hit legendaris seperti ‘Halo’,” ujarnya.

    “Kesuksesan terbesar justru lahir ketika seseorang memiliki kebebasan dan ruang untuk mengalami kegagalan,” tegas Zuckerberg.

    Ketimpangan Ekonomi dan Jaring Pengaman Finansial

    Selain menyorot pentingnya kebebasan gagal, Zuckerberg juga mengkritik ketimpangan ekonomi. Ia menilai sistem sosial kerap memberi penghargaan besar kepada mereka yang sudah sukses, namun kurang menyediakan dukungan bagi mereka yang ingin mencoba sesuatu sejak awal.

    “Ada yang salah dengan sistem kita ketika saya bisa keluar dari kampus ini dan menghasilkan miliaran dolar dalam waktu 10 tahun, sementara di sisi lain ada jutaan mahasiswa yang kesulitan melunasi pinjaman pendidikan mereka, apalagi untuk memulai sebuah bisnis,” kata Zuckerberg.

    Ia mengatakan sepanjang pengalamannya, ia jarang bertemu pengusaha yang menyerah hanya karena takut tidak bisa menghasilkan uang banyak. Sebaliknya, banyak talenta yang menurutnya terpaksa mengubur impian karena tidak punya jaring pengaman finansial jika usaha mereka gagal.

    Zuckerberg juga mengakui peran faktor keberuntungan dalam keberhasilan jangka panjang. Ia menyebut kemungkinan ia tak akan mendirikan Facebook jika harus menanggung beban finansial keluarga atau jika hidupnya tidak akan tetap baik-baik saja bila Facebook mengalami kegagalan di tahap awal.

    Jejak Karier dan Sumbangan Filantropi

    Mark Zuckerberg memulai Facebook pada 2004 saat berusia 19 tahun di kamar asramanya di Universitas Harvard. Platform itu berkembang pesat dari layanan untuk mahasiswa menjadi perusahaan publik lewat penawaran saham perdana pada 2012.

    Pada 2021, untuk memperluas visi teknologi ke ranah dunia virtual atau metaverse, Facebook mengubah nama perusahaan induknya menjadi Meta Platforms, Inc.

    Berkat bisnis digitalnya, Zuckerberg tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih mencapai 186,6 miliar dolar AS menurut data terbaru yang disebutkan dalam sumber. Selain itu, pada 2015 ia bersama istrinya, Priscilla Chan, mendirikan yayasan Chan Zuckerberg Initiative dan berkomitmen menyumbangkan 99% saham Meta mereka selama masa hidup mereka untuk tujuan memajukan potensi manusia dan mempromosikan kesetaraan sosial.

  • J Resources Umumkan Dividen Rp105 Per Saham, Yield 19%

    J Resources Umumkan Dividen Rp105 Per Saham, Yield 19%

    PT J Resources Asia Pasifik Tbk akan mencairkan dividen tunai sebesar Rp 2,77 triliun atau setara Rp 105 per saham pada Selasa, 30 Juni 2026.

    Perhitungan yield dividen pada cum date menunjukkan angka tinggi: 19% berdasarkan harga penutupan saat itu.

    Jadwal Pembayaran dan Cum Date

    Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 11 Juni 2026. Harga penutupan saham J Resources Asia Pasifik pada tanggal tersebut tercatat Rp 550, sehingga yield dividen dihitung sebesar 19%.

    Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan per 15 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

    Kinerja Keuangan dan Pergerakan Saham

    Sepanjang tahun buku 2025, perusahaan membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 35,45 juta. Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat US$ 175,83 juta.

    Pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026, saham PSAB tercatat naik tipis 0,49% ke level Rp 410. Dalam sebulan terakhir, saham perusahaan mengalami penurunan sebesar 13,87%.

  • CGS Sebut Target 144-148, BUMI Siap Uji Resistance

    CGS Sebut Target 144-148, BUMI Siap Uji Resistance

    PT Bumi Resources Tbk (BUMI) disebut memiliki potensi menguat menuju level resistance setelah analis menempatkan target harga di kisaran Rp144–Rp148.

    Panduan teknikal itu disampaikan CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatan untuk perdagangan Selasa, 30 Juni 2026, yang juga memetakan area support saham BUMI pada level Rp136–Rp138.

    “BUMI memiliki level support 136-138, dengan target terdekat pada level 144-148,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia pada catatan perdagangan Selasa (30/6/2026).

    Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Senin (29/6/2026), harga saham BUMI tercatat stagnan di level Rp141.

    Pergerakan harga terakhir menunjukkan penurunan mingguan dan bulanan: dalam sepekan saham BUMI melemah 12,9% dan dalam sebulan turun 15%. Secara year to date (ytd), saham ini tercatat turun 61,4%.

    Data perdagangan menunjukkan adanya pembelian bersih oleh investor asing. Menurut Stockbit, net buy asing pada saham BUMI tercatat sebesar Rp13 miliar pada perdagangan Senin (29/6/2026).

  • Ada Pembelian Besar Saat Saham BBRI Turun, JP Morgan Catat Net Buy Rp118,7 Miliar

    Ada Pembelian Besar Saat Saham BBRI Turun, JP Morgan Catat Net Buy Rp118,7 Miliar

    Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tercatat melemah 1,05% ke Rp 2.840 pada perdagangan Senin (29/6/2026). Meski demikian, aktivitas beli besar tercatat saat harga bergerak turun.

    Perdagangan hari itu mencatat 173,1 juta saham BBRI berpindah tangan dengan frekuensi 33.359 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 491,93 miliar.

    Data aplikasi Stockbit Sekuritas menunjukkan broker JP Morgan Sekuritas Indonesia mencatat net buy untuk investor asing pada saham BBRI sebesar Rp 118,7 miliar dengan harga rata‑rata Rp 2.842.

    Sebelumnya saham BBRI sempat menguat selama dua hari berturut‑turut sebelum berbalik turun pada hari Senin.

    Pergerakan Nilai Transaksi

    Nilai transaksi saham BBRI dalam tiga hari terakhir cenderung menurun, meski volume dan frekuensi perdagangan tetap signifikan pada hari Senin.

    Pandangan Analis

    Dalam catatan untuk perdagangan Selasa (30/6/2026), CGS International Sekuritas menyebut saham BBRI berpeluang rebound jika menyentuh pivot di 2.853.

    Level resistance yang disebut analis adalah pertama pada 2.877 dan kedua pada 2.913. Sementara level support dicatat pada 2.817 untuk support pertama dan 2.793 untuk support kedua.

  • Guinea Bidik Jadi Pusat Pemurnian Emas Regional

    Guinea Bidik Jadi Pusat Pemurnian Emas Regional

    Guinea melangkah untuk mengubah posisi industrinya dengan menempatkan dirinya sebagai pusat pemurnian emas di Afrika Barat. Pemerintah menggenjot kapasitas pemurnian domestik setelah mengambil kebijakan melarang ekspor emas mentah.

    Langkah ini dimaksudkan untuk mempertahankan lebih banyak nilai tambah dari komoditas tambang di dalam negeri di tengah kenaikan harga emas global.

    Pemerintah telah membangun kilang baru yang menurut pejabat negara itu termasuk salah satu yang terbesar di benua, dan ditujukan untuk memproses produksi emas dari seluruh wilayah Guinea.

    Wakil kepala Dana Investasi Pertambangan Guinea, Bangaly Steve Toure, menyebut target produksi fasilitas itu mencapai 530 metrik ton per tahun—sekitar 17 juta ons—dengan nilai investasi diperkirakan US$30 miliar. Pada kapasitas penuh, target ditingkatkan menjadi 733 metrik ton.

    Operasi kilang dijadwalkan dimulai pada bulan Juli setelah memperoleh persetujuan akhir, menurut pernyataan resmi pihak berwenang.

    “Jika setiap negara (Afrika Barat) memiliki kilang, tidak ada masalah. Jika kilang Anda tidak kompetitif, itu akan gagal atau berhasil karena faktor ekonomi, bukan politik,”

    kata Menteri Pertambangan Guinea, Bouna Sylla.

    Sylla juga menyatakan bahwa Guinea memproduksi sekitar 2,32 juta ons emas tahun lalu dengan nilai sekitar US$7 miliar, namun negara tersebut hanya mempertahankan kurang dari 1% dari nilai itu di dalam negeri.

    Upaya peningkatan pemurnian di Guinea terjadi bersamaan dengan langkah serupa dari negara-negara tetangga. Ghana—produsen emas terbesar di Afrika—serta Mali dan Burkina Faso, disebut-sebut juga tengah mengembangkan pusat pemurnian logam mulia domestik untuk menangkap nilai tambah dari emas batangan.

    Sektor produksi di Guinea didominasi perusahaan seperti AngloGold Ashanti dan Nordgold. Kawasan Afrika Barat diperkirakan menghasilkan sekitar 11 juta ons emas pada 2025, menurut perkiraan industri.

  • Asing Lepas Saham-saham Blue Chip, IHSG Terkoreksi 1,28% pada 29 Juni

    Asing Lepas Saham-saham Blue Chip, IHSG Terkoreksi 1,28% pada 29 Juni

    Investor asing melakukan aksi jual bersih pada sejumlah saham saat perdagangan Senin (29/6/2026). Pelepasan asing berlangsung signifikan, seiring Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup melemah 75,3 poin atau 1,28% ke level 5.820,7.

    Berdasarkan data perdagangan, total net sell asing mencapai Rp 881,5 miliar di seluruh pasar pada hari tersebut. Tekanan jual paling besar tercatat di pasar reguler dengan nilai jual bersih sebesar Rp 854,1 miliar, sedangkan pasar negosiasi dan tunai mencatat net sell Rp 27,4 miliar.

    Sepuluh Saham Paling Banyak Dijual Asing

    1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 423,6 miliar
    2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 97,8 miliar
    3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp 71,2 miliar
    4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 53,7 miliar
    5. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp 43,1 miliar
    6. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 40,2 miliar
    7. PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 39,3 miliar
    8. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT): Rp 30,1 miliar
    9. PT Astra International Tbk (ASII): Rp 28,7 miliar
    10. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF): Rp 27,6 miliar

    Pelepasan asing ini berlangsung di tengah nilai transaksi harian yang tercatat mencapai Rp 8,78 triliun. Aktivitas perdagangan menunjukkan 13,3 miliar saham berpindah tangan dalam 1,21 juta kali transaksi.

    Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, 228 saham menguat, 467 saham melemah, dan 264 saham stagnan pada penutupan hari itu.

  • PBB Sambut Kesepakatan Israel-Lebanon sebagai Langkah Menuju Perdamaian

    PBB Sambut Kesepakatan Israel-Lebanon sebagai Langkah Menuju Perdamaian

    Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan dukungan atas kesepakatan baru antara Israel dan Lebanon yang difasilitasi Amerika Serikat. Organisasi internasional itu menilai perjanjian tersebut merupakan langkah penting untuk mengakhiri konflik berkepanjangan dan membangun stabilitas kawasan.

    “Kerangka kerja trilateral antara AS, Israel, dan Lebanon yang diumumkan pada 26 Juni lalu merupakan pencapaian bersejarah dalam upaya mengakhiri konflik panjang ini,” ujar Juru Bicara PBB Stephane Dujarric di New York, Selasa (30/6/2026).

    Dujarric menekankan pentingnya penyelesaian isu-isu tersisa melalui dialog agar kedaulatan dan keamanan sepanjang Blue Line terjaga bagi kedua negara. Ia juga menyatakan PBB akan mendampingi kedua pihak untuk memenuhi poin-poin kesepakatan menuju perdamaian permanen.

    Laporan Kondisi Lapangan

    Berdasarkan laporan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), situasi di lapangan menunjukkan penurunan ketegangan pada akhir pekan terakhir, tanpa terdeteksinya peluncuran proyektil di area operasi misi.

    “Rekan-rekan di UNIFIL melaporkan tidak ada peluncuran proyektil yang terdeteksi di area operasi misi sepanjang akhir pekan. Meski demikian, pasukan penjaga perdamaian masih memantau adanya aktivitas darat kinetik dari IDF serta pelanggaran ruang udara di atas Lebanon,” jelas Dujarric.

    Isi Kesepakatan dan Penolakan

    Perjanjian kerangka kerja tiga pihak yang ditandatangani di Washington mencakup sejumlah poin penting, termasuk penetapan zona keamanan bagi Israel di Lebanon selatan dan klausul perlucutan senjata terhadap Hizbullah.

    Pernyataan tersebut tidak diterima oleh semua pihak. Naim Qassem, pemimpin Hizbullah, menolak perjanjian itu dengan alasan kesepakatan Washington tidak mengikat dan dianggap mengurangi kedaulatan Lebanon.

    Warisan Konflik dan Tantangan Ke Depan

    Hubungan antara Israel dan Lebanon telah lama diwarnai ketegangan dan konflik bersenjata, dengan Blue Line sebagai titik yang sering memicu bentrokan antara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan Hizbullah.

    Eskalasi besar-besaran dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan pemindahan ribuan warga sipil dan kerusakan infrastruktur di kedua sisi perbatasan. Meski kesepakatan trilateral ini dipandang sebagai momentum diplomatik untuk meredam konflik, tantangan utama tetap pada penolakan faksi-faksi lokal terhadap klausul perlucutan senjata dan implementasi poin-poin teknis di lapangan.

  • Rekomendasi Saham Trading 30 Juni: Rekomendasi dan Target Harga Dari Beberapa Sekuritas

    Rekomendasi Saham Trading 30 Juni: Rekomendasi dan Target Harga Dari Beberapa Sekuritas

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 30 Juni 2026 diprediksi menguat setelah penutupan sebelumnya melemah 75,3 poin (1,28%) ke level 5.820,7.

    Pasar saham Asia-Pasifik dibuka mayoritas menguat pada hari yang sama, sejalan dengan reli kuat indeks-indeks utama di Wall Street. Kondisi ini mendorong sejumlah analis untuk mengeluarkan rekomendasi saham pilihan beserta target harganya untuk aktivitas trading hari ini.

    Rekomendasi Dari Mandiri Sekuritas

    • UNVR
      • Rekomendasi: Buy
      • Harga penutupan: 1.770
      • Target harga: 1.810
      • Stop loss/Reversal: 1.750
      • Support: 1.750
      • Resistance: 1.810
    • JPFA
      • Rekomendasi: Buy
      • Harga penutupan: 1.980
      • Target harga: 2.030
      • Stop loss/Reversal: 1.960
      • Support: 1.960
      • Resistance: 2.030
    • BBCA
      • Rekomendasi: Buy
      • Harga penutupan: 5.925
      • Target harga: 6.050
      • Stop loss/Reversal: 5.850
      • Support: 5.850
      • Resistance: 6.050

    Rekomendasi Dari BNI Sekuritas

    • DSSA
      • Rekomendasi: Spec Buy
      • Area beli: 815-825
      • Cutloss: di bawah 800
      • Target dekat: 835-840
    • CUAN
      • Rekomendasi: Spec Buy
      • Area beli: 570
      • Cutloss: di bawah 550
      • Target dekat: 585-610
    • MYOR
      • Rekomendasi: Spec Buy
      • Area beli: 1.835-1.870
      • Cutloss: di bawah 1.835
      • Target dekat: 1.900-1.950
    • INCO
      • Rekomendasi: Buy on Weakness
      • Area beli: 4.300-4.400
      • Cutloss: di bawah 4.270
      • Target dekat: 4.500-4.600
    • MBMA
      • Rekomendasi: Spec Buy
      • Area beli: 484-494
      • Cutloss: di bawah 484
      • Target dekat: 500-525
    • MINA
      • Rekomendasi: Spec Buy
      • Area beli: 240-258
      • Cutloss: di bawah 240
      • Target dekat: 268-276

    Rekomendasi Dari MNC Sekuritas

    • BRIS
      • Rekomendasi: Buy on Weakness
      • Pergerakan terakhir: terkoreksi 1,45% ke 1.705
      • Buy on Weakness: 1.485-1.630
      • Target Price: 1.865, 1.980
      • Stoploss: di bawah 1.455
    • IMPC
      • Rekomendasi: Buy on Weakness
      • Pergerakan terakhir: menguat 0,36% ke 1.375
      • Buy on Weakness: 980-1.160
      • Target Price: 1.735, 2.200
      • Stoploss: di bawah 905
    • INDY
      • Rekomendasi: Buy on Weakness
      • Pergerakan terakhir: menguat 2,71% ke 1.895
      • Buy on Weakness: 1.650-1.795
      • Target Price: 2.290, 2.690
      • Stoploss: di bawah 1.560
    • SUPA
      • Rekomendasi: Trading Buy
      • Pergerakan terakhir: menguat 5,83% ke 545
      • Trading Buy: 520-540
      • Target Price: 610, 685
      • Stoploss: di bawah 494
  • Asing Masih Borong, Sepuluh Saham Ini Catat Net Buy Terbesar pada 29 Juni 2026

    Asing Masih Borong, Sepuluh Saham Ini Catat Net Buy Terbesar pada 29 Juni 2026

    Investor asing melanjutkan aksi beli pada sejumlah saham meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026.

    IHSG pada penutupan hari itu turun 75,3 poin atau 1,28% ke level 5.820,7. Di tengah tekanan pasar domestik, asing tercatat melakukan pembelian bersih pada beberapa emiten tertentu.

    Saham Dengan Net Buy Asing Terbesar

    Berdasarkan data perdagangan 29 Juni 2026, tercatat sepuluh saham yang mendapat pembelian bersih asing terbesar. Urutannya sebagai berikut:

    1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp55,8 miliar
    2. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Rp39,8 miliar
    3. PT Antam Tbk (ANTM): Rp36,5 miliar
    4. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp15,3 miliar
    5. PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp13,0 miliar
    6. PT Timah Tbk (TINS): Rp11,9 miliar
    7. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA): Rp11,9 miliar
    8. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC): Rp11,5 miliar
    9. PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA): Rp10,2 miliar
    10. PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp6,2 miliar

    Aktivitas Perdagangan dan Net Sell

    Meski beberapa saham diborong asing, total catatan net sell asing di seluruh pasar pada hari yang sama mencapai Rp881,5 miliar. Net sell di pasar reguler sebesar Rp854,1 miliar, sementara di pasar negosiasi dan tunai tercatat Rp27,4 miliar.

    Total nilai transaksi bursa pada hari itu mencapai Rp8,78 triliun. Dari keseluruhan saham, 228 menguat, 467 turun, dan 264 stagnan. Volume perdagangan tercatat sebanyak 13,3 miliar saham dengan frekuensi 1,21 juta kali.