PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) memperkuat fondasi bisnis dengan mengedepankan pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan perangkat lunak sebagai pendorong pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Keputusan itu diambil menyusul meningkatnya kompleksitas ancaman digital dan kebutuhan organisasi akan perlindungan yang lebih adaptif terhadap serangan siber.
Strategi Baru Disetujui Pemegang Saham
Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan transformasi fokus bisnis tersebut mendapat persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang diselenggarakan pada Selasa (30/6/2026).
“Selama bertahun-tahun industri keamanan siber bertumbuh melalui layanan. Kami percaya fase berikutnya akan ditentukan oleh kemampuan perusahaan membangun intellectual property berbasis AI,” ujar Patrick dalam keterangan pers.
Peralihan Dari Layanan ke Produk Berbasis Teknologi
Menurut Patrick, pelanggan kini menuntut bukan hanya layanan keamanan siber, tetapi juga teknologi yang dapat belajar, beradaptasi, dan berkembang lebih cepat dibanding ancaman yang terus berubah.
“Itulah arah yang sedang kami bangun di ITSEC Asia,” tambahnya.
Ruang Lingkup Usaha Diperluas
Melalui persetujuan RUPSLB, ITSEC Asia memperluas ruang lingkup usahanya meliputi penerbitan perangkat lunak, aktivitas pemrograman berbasis kecerdasan artifisial, aktivitas teknologi informasi, pengolahan data, serta perdagangan perangkat lunak dan komputer.
Perluasan tersebut dimaksudkan untuk mendukung pengembangan dan komersialisasi platform yang telah dikembangkan perusahaan.
Platform yang Dikembangkan
Perusahaan menyebutkan beberapa platform yang menjadi bagian dari strategi komersialisasi, antara lain IntelliBroń Aman, IntelliBroń Orion, IntelliBroń Threat Intelligence, dan Bronyx AI.
Patrick menegaskan langkah ini merupakan kelanjutan dari investasi perusahaan pada riset dan pengembangan dalam beberapa tahun terakhir. “Transformasi ini bukan perubahan arah bisnis secara tiba-tiba. Selama beberapa tahun terakhir kami telah memperkuat investasi pada riset dan pengembangan, membangun platform kami sendiri dan mengembangkan berbagai solusi yang lahir dari kebutuhan nyata pelanggan,” jelas Patrick.

Tinggalkan Balasan