Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melanjutkan pelemahan pada akhir perdagangan Senin (29/6/2026). Harga saham tercatat turun 4,05% menjadi Rp5.925.
Pergerakan itu terjadi seiring aksi jual investor asing yang mencatat net sell signifikan pada saham bank swasta tersebut.
Sebanyak 189,69 juta saham BBCA berpindah tangan dalam 46.637 kali transaksi dengan nilai transaksi sebesar Rp1,15 triliun. Investor asing tercatat melakukan net sell senilai Rp423,63 miliar.
Data dari Stockbit Sekuritas menunjukkan broker UBS Sekuritas Indonesia mencatat net sell asing terbesar di saham BBCA, yakni sebesar Rp322,8 miliar.
Pergerakan Sebelumnya
Saham BBCA sebelumnya sempat menguat pada dua hari perdagangan sebelum penurunan ini, ketika investor asing mencatat net buy.
Proyeksi Teknis
CGS International Sekuritas dalam perhitungan teknikalnya untuk perdagangan Selasa (30/6/2026) memperkirakan saham BBCA masih berpotensi turun. Support pertama diperkirakan berada di level Rp5.833 dan support kedua di Rp5.742.
Sementara itu, terdapat peluang penguatan jika harga mampu menembus pivot di Rp6.017, dengan resistance pertama di Rp6.108 dan resistance kedua di Rp6.292.

Tinggalkan Balasan