Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dinilai masih memiliki ruang untuk menguat dalam jangka pendek meski tekanan jual terlihat signifikan pada akhir bulan lalu.
Analisis teknikal dari CGS International Sekuritas Indonesia mencatat target terdekat saham BBCA di rentang Rp5.733–Rp5.917, dengan area support pada kisaran Rp5.367–Rp5.458.
“BBCA memiliki support 5.367–5.458, potensi naik ke 5.733–5.917 short term,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatan untuk perdagangan Rabu (1/7/2026).
Pada perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia, Selasa (30/6/2026), saham BBCA tercatat turun 6,33% ke level Rp5.550.
Dalam pergerakan yang lebih luas, saham BBCA melemah 9,3% dalam sepekan terakhir dan turun 2,6% selama sebulan. Untuk periode year to date (YTD), penurunan tercatat sebesar 31,2%.
Data perdagangan mencatat aktivitas jual oleh investor asing cukup besar. Pada Selasa (30/6/2026), tercatat net sell asing sebesar Rp766,3 miliar terhadap saham BBCA.

Tinggalkan Balasan