Presiden Paraguay, Santiago Peña, menetapkan Selasa (30/06/2026) sebagai hari libur nasional menyusul kemenangan tim nasional Paraguay atas Jerman di Piala Dunia. Kemenangan itu memastikan langkah Paraguay ke babak 16 besar.
Partai antara Paraguay dan Jerman berakhir imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu, lalu dimenangkan Paraguay lewat adu penalti 4-3 pada Senin (29/06/2026).
Penetapan Libur Dan Dekrit Resmi
Peña membagikan foto saat menandatangani dekrit penetapan hari libur melalui unggahan di platform X. Dalam pernyataannya, ia menyebut kemenangan tersebut sebagai momen bersejarah bagi seluruh rakyat Paraguay.
“Hari ini, seluruh negeri merayakan,” tulis Peña.
Menurut isi dekrit yang dibagikan pemerintah, kemenangan atas Jerman dinilai melampaui konteks olahraga sehingga layak dirayakan secara nasional.
“Pemerintah tidak dapat bersikap acuh terhadap pencapaian luar biasa ini,” demikian bunyi dekrit tersebut.
Dokumen resmi itu juga menyebut perlunya fasilitasi agar masyarakat dapat berkumpul dan merayakan hari bersejarah tersebut bersama-sama.
Momentum Nasional
Pemerintah menilai keberhasilan Paraguay bukan sekadar prestasi di lapangan, tetapi mencerminkan nilai-nilai yang menjadi bagian identitas bangsa, seperti kegigihan dan semangat juang.
“Negara ini merayakan kemenangan sebuah tim yang mewakili bagian terdalam dari identitas kami: kegigihan, keyakinan, dan kekuatan rakyat yang tidak pernah menyerah,” ujar Peña.
Kemenangan Paraguay menjadi sorotan karena berhasil menyingkirkan tim yang berstatus juara dunia empat kali, sekaligus memicu perayaan nasional setelah langkah ke fase gugur.
Peristiwa serupa sebelumnya juga terjadi pada negara Amerika Selatan lain yang menetapkan hari libur setelah meraih hasil mengejutkan melawan Jerman pada turnamen ini.

Tinggalkan Balasan