BBCA Ditutup Anjlok 6,33% ke Rp5.550, Transaksi Capai Rp2,5 Triliun

Written by

in

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berakhir melemah pada penutupan perdagangan Selasa, 30 Juni 2026. Harga saham emiten tersebut tercatat turun 6,33% ke level Rp5.550.

Penurunan ini melanjutkan tekanan sehari sebelumnya, ketika saham BBCA anjlok 4,05% pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026.

Pada Selasa, volume perdagangan mencapai 440,58 juta saham dengan frekuensi 87.075 kali. Nilai transaksi harian saham BBCA tercatat sebesar Rp2,5 triliun.

Berdasarkan data aplikasi Stockbit Sekuritas, BBCA membukukan net sell sebesar Rp200,9 miliar, posisi tertinggi di antara saham lain pada hari itu.

Pada penutupan sesi I tercatat net sell asing sebanyak 72,2 juta saham atau sekitar Rp413,22 miliar.

Volume perdagangan saham BBCA pada hari Selasa lebih tebal dibandingkan hari sebelumnya.

Dalam analisis untuk perdagangan Selasa, Kiwoom Sekuritas sempat mematok level stoploss untuk saham Bank Central Asia di Rp5.700.

Pergerakan saham BBCA sejalan dengan pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG), yang turun 3,05% ke level 5.643 pada akhir perdagangan 30 Juni.

Pada penutupan hari itu tercatat 564 saham melemah, 136 saham menguat, dan 99 saham stagnan.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *